Analisis Pengaruh Pandemi Covid-19 Terhadap Jumlah Kasus Perceraian di Kabupaten Bogor Tahun 2020 (Studi Kasus di Pengadilan Agama Cibinong)
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Masuknya pandemi Covid-19 di Indonesia membawa dampak yang
buruk terhadap segala aspek kehidupan di masyarakat. Segala bentuk upaya
dan aturan diterapkan untuk memutus rantai penyebaran virus Covid-19 yang
semakin meningkat. Kasus perceraian merupakan salah satu permasalahan
dalam rumah tangga yang disebabkan oleh adanya pengaruh dari Pandemi
Covid-19. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah Apakah
faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perceraian di Pengadilan Agama
Cibinong pada masa Pandemi Covid-19? dan Bagaimana pengaruh pandemi
Covid-19 terhadap angka perceraian di Pengadilan Agama Cibinong?.
Sedangkan tujuan penelitian skripsi ini adalah untuk mengetahui faktor-faktor
yang menyebabkan terjadinya perceraian di Pengadilan Agama Cibinong pada
masa pandemi Covid-19 dan untuk mengetahui pengaruh Covid-19 terhadap
angka perceraian di Pengadilan Agama Cibinong.
xvii
Penelitian ini adalah jenis penelitian lapangan (field research)
menggunakan pendekatan sosiologis dengan teknik pengumpulan data melalui
observasi, wawancara dan dokumentasi, menggunakan teknik analisis data
deskriptif kualitatif. Untuk pengambilan sumber data menggunakan teknik
purposive sampling dan menggunakan teknik triangulasi untuk pengecekan
keabsahan data.
Hasil kesimpulan dari penelitian ini menunjukan bahwa terjadinya
perceraian disebabkan oleh beberapa faktor, terdapat 10 faktor penyebabnya
namun faktor yang paling dominan adalah faktor perselisihan dan
pertengkaran secara terus menerus, faktor ekonomi dan faktor meninggalkan
salah satu pihak. Semua faktor ini berasal dari kurangnya kebutuhan
perekonomian dalam keluarga. Sedangkan pengaruh pandemi terhadap angka
perceraian di Pengadilan Agama Cibinong sepanjang tahun 2020 mengalami
penurunan dari sebelum adanya pandemi di tahun 2019 dan kembali terjadinya
peningkatan di tahun 2021.