<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Evaluasi Skala Ekonomis pada Perbankan Syariah di Indonesia dengan Pendekatan Stochastic Frontier Analysis (Studi Pada Bank Umum Syariah Di Indonesia)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Perkembangan kinerja perbankan syariah di Indonesia masih tergolong rendah dilihat dari belum adanya bank syariah di Indonesia yang masuk ke dalam Kelompok Bank berdasarkan Modal Inti (KBMI) 4 yang sebelumnya disebut Bank Umum Kelompok Usaha (BUKU). Dalam KBMI 4 mencakup bank dengan modal inti lebih dari Rp 70 triliun (OJK, 2021). Hal ini dikarenakan rendahnya skala usaha yang ada pada bank syariah di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan apakah dengan semakin besarnya skala usaha di bank syariah maka akan terjadi peningkatan efisien. Dengan kata lain, penelitian ini membahas tentang skala ekonomis pada industri perbankan syariah melalui studi Bank Umum Syariah di Indonesia yang diukur melalui tingkat efisiensi bank terhadap skala usaha periode 2018 – 2022 serta factor-faktor yang memengaruhinya. Sampel penelitian ini adalah industri Bank Umum Syariah (BUS) yang terdiri dari 12 bank syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan SFA (Stochastic Frontier Analysis) untuk mengukur efisiensi teknis dan pendekatan regresi data panel untuk mengukur berlaku tidaknya skala ekonomis. Penelitian ini menggunakan faktor pandemi Covid-19 dan pembiayaan bermasalah (NPF) sebagai variabel kontrol. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata efisiensi di perbankan syariah adalah 0,68 – 0,97 dan mengalami penurunan drastis saat pandemi covid-19 khususnya pada periode 2020 kuartal 3. Disisi lain skala ekonomis berlaku di BUS ketika skala usaha diukur dengan modal tetapi tidak terjadi skala ekonomis ketika skala usaha diukur dengan variabel lain (pembiayaan, liabilitas dan dana pihak ketiga). Oleh karena itu, diharapkan perbankan syariah meningkatkan pembiayaan, laibilitas dan DPK serta melakukan pengendalian penggunaan modal dengan prinsip kehati- hatian. Implikasi dari penelitian ini adalah pentingnya kebijakan dalam hal permodalan untuk mencapai efisiensi.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By