Modus Operandi dan Penegakan Hukum Terhadap Pelaku Tindak Pidana Perdagangan orang yang Melibatkan Korban Anak di Kabupaten Bantul
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apa saja modus operandi tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan korban anak di Kabupaten Bantul dan bagaimana penegakan hukum tindak pidana perdagangan orang yang melibatkan korban anak oleh Kepolisian Resor Bantul. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui wawancara, studi pustaka, studi dokumen dan dianalisis secara deskkriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan modus operandi pelaku mendatangkan korban anak dengan KTP palsu untuk bekerja sebagai LC dan menawarkan korban berjualan es teh dengan pelaku mengancam korban harus membayar uang sewa kontrakan dengan menawarkan pekerjaan seksual lewat aplikasi Me Chat sebagai cara membayar sewa. Penegakan hukum dilakukan oleh Unit Pelayanan Perempuan dan Anak Polres Bantul dengan upaya preemtif melalui sosialisasi, preventif melalui Operasi Penyakit Masyarakat, dan represif dengan menerima laporan serta penyelidikan. Koordinasi dilakukan dengan Pusinafis Polres Bantul dan instansi terkait untuk asesmen psikologis korban dan pelaku ditangkap di lokasi kejadian. Teori kriminologi menggunakan teori Differential pelaku mempelajari modus karena merupakan bandar, dan teori Strain, pelaku yang masih muda mengalami ketegangan akibat keinginan ekonomi yang tinggi.