<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Segitiga Kekerasan dalam Diskriminasi Pengungsi Korea Utara di Korea Selatan Pada Masa Pemerintahan Moon Jae In 2019-2020

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Dilema permasalahan pada suatu migran merupakan salah satu isu yang menjadi bagian komponen Korea Selatan karena Korea Selatan dikenal sebagai negara dengan tingginya sikap anarkis dan homogenitas identitasnya. Perkembangan Korea Selatan sebagai negara yang cepat dalam mengikuti modernisasi sehingga hal itu mempengaruhi perubahan tatanan yang ada di Korea Selatan. Penelitian bertujuan untuk menganalisis bentuk segitiga kekerasan oleh Johan Galtung pada masa pemerintahan Moon Jae-in di (2019-2020). Menggunakan konsep segitiga kekerasan yang dibawa Johan Galtung pada untuk meninjau bentuk kekerasan pada diskriminasi pengungsi Korea Utara di Korea Selatan yaitu kekerasan langsung,kekerasan struktural,kekerasan kultural. Hasil penelitian ini adalah sebuah konsep segitiga kekerasan menurut Johan Galtung berhasil menjawab rumusan masalah terkait bentuk kekerasan yang terjadi pada pengungsi Korea Utara di Korea Selatan karena homogenitas dan prasangka buruk yang masih tinggi pada masyarakat Korea Selatan, Hal ini menjadikan pengungsi mengalami tekanan sosial terutama saat berada pada pemukiman kembali.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By