<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Kapasitas Dukung Fondasi Bored Pile dengan Variasi Diameter Pada Jembatan Baran 1 STA 3+578 (Studi Kasus: Proyek Tol Solo-Yogya-NYIA Kulon Progo Seksi 1 Paket 1.1 Solo-Klaten)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pembangunan jalan tol yang sedang berjalan adalah Proyek Jalan Tol Solo – Yogyakarta – NYIA Kulon Progo yang bertujuan untuk mengurangi kemacetan pada ruas utama dan menunjang peningkatan ekonomi di suatu daerah, khususnya Jawa Tengah dan DI Yogyakarta. Pada proyek ini dibangun beberapa jembatan penghubung untuk menghindari sungai dan cagar budaya, salah satunya adalah Jembatan Baran 1. Dalam menopang sebuah jembatan dibutuhkan adanya suatu fondasi jembatan yang berfungsi untuk menyalurkan beban dari struktur di atasnya ke lapisan tanah pendukung di bawahnya tanpa terjadi penurunan pada sistem strukturnya. Jembatan Baran 1 menggunakan fondasi tiang bor diameter 1 m dengan jumlah tiang 24 dalam satu kelompok dan kedalaman 13 m. Sehingga penelitian ini memiliki tujuan yaitu untuk mengevaluasi kapasitas daya dukung dan penurunan fondasi bila digunakan variasi diameter sebagai alternatif desain. Alternatif diameter yang ditinjau meliputi 0,8 m, 1 m, dan 1,2 m pada kedalaman 13 m, serta diameter 1 m dengan kedalaman 8 m. Perancangan dilakukan menggunakan pendekatan metode statis, yaitu metode Meyerhof dan Reese & Wright, dengan acuan data hasil uji Standard Penetration Test (SPT). Untuk memvalidasi hasil perhitungan teoritis, analisis juga dilakukan melalui simulasi menggunakan perangkat lunak PLAXIS 2D versi 20. Hasil analisis kapasitas dukung kelompok tiang bor metode Meyerhof diameter 0,8 m, 1 m, dan 1,2 m, diperoleh masing-masing sebesar 209717,01 kN, 252811,20 kN, dan 220100,91 kN lebih besar dari P = 103497,29 kN. Untuk metode Reese & Wright dengan diameter 0,8 m, 1 m, dan 1,2 m, diperoleh masing-masing sebesar 210259,51 kN, 219689,81 kN, dan 241357,74 kN lebih besar dari P = 103497,29 kN. Untuk kondisi eksisting menggunakan metode Meyerhof dan Reese & Wright dengan diameter 1 m diperoleh masing-masing 252811,20 kN dan 219689,81 kN lebih besar dari P = 103497,29 kN. Sedangkan pada kondisi eksisting menggunakan kedalaman 8 m dengan metode Meyerhof dan Reese & Wright didapatkan masing-masing sebesar 169228,19 kN dan 222891,06 kN lebih besar dari nilai P = 103497,29 kN. Sehingga untuk semua variasi dimensi alternatif aman untuk digunakan pada Proyek Pembangunan Jembatan Jalan Tol Solo-Yogyakarta. Sedangkan analisis kapasitas dukung menggunakan program PLAXIS 2D V.20 menghasilkan kapasitas dukung lebih besar dari semua alternatif dan metode yang digunakan, dengan demikian hasil dari program tersebut aman.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By