Morys : Telemonitoring System Ketinggian Air Untuk Mendukung Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Di Embung Kladuan
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Berdasarkan Rencana Umum Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2019 s.d 2028 Pemerintah Indonesia telah menetapkan target bauran energi nasional dimana Energi Baru dan Terbarukan (EBT) dipatok dengan angka di kisaran 23% pada tahun 2025.[1] Universitas Islam Indonesia (UII) bekerja sama dengan kementrian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) membangun Embung Kladuan yang akan dimanfaatkan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH). [2] Secara teknis, PLTMH memiliki tiga komponen utama yaitu air (sebagai sumber energi), turbin dan generator.[3] Semakin tinggi jatuhan air maka semakin besar energi potensial air yang dapat diubah menjadi energi listrik.[4] Untuk mengetahui ketinggian air diperlukan sebuah sistem yang dapat monitoring level ketinggian air. Dengan adanya sistem monitoring level ketinggian air juga dapat menambah aspek keselamatan bagi pengunjung di Embung Kladuan. Oleh karena itu kelompok kami membuat sebuah alat Monitoring Ketinggian Air Untuk Mendukung Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro Di Embung Kladuan (MORYS). Sistem catu daya menggunakan solar cell 20WP dan baterai 12V 7Ah. Solar cell dipilih karena sejalan dengan kampanye penggunaan energi bersih yang telah dilakukan UII.[5] Sensor TF01 mini lidar sebagai pembaca jarak, TF01 mini lidar mampu membaca kedalaman embung yang mencapai 8 meter.[6] Data digital dari sensor nantinya akan diterjemahkan menjadi informasi ketinggian air oleh mikrokontroler Arduino Uno. Arduino Uno dipilih karena bekerja pada tegangan yang sama dengan sensor yaitu pada tegangan 5V. Informasi ketinggian air dari Arduino Uno kemudian dikirimkan secara serial ke NodeMCU 8266. NodeMCU 8266 ini digunakan untuk mengirimkan data ke internet. MORYS menggunakan Mobile WiFi sebagai sumber konektivitas internetnya. Kemudian data akan ditampilkan di web browser agar mudah di akses dan dipahami oleh masyarakat. Hasil dari monitoring ketinggian air akan di tampilkan melalui situs web https://embungkladuanuii.weebly.com/. MORYS juga dapat memberikan notifikasi melalui Aplikasi Telegram apabila ketinggian air telah mencapai batas pipa, sehingga sistem mikrohidro dapat segera dimatikan.