Usulan Mitigasi Risiko Pada Halal Supply Chain Management Dengan Pendekatan House Of Risk (Studi Kasus UKM Kampoeng Timoer)
| dc.Identifier.NIM | 16522135 | |
| dc.contributor.author | KINTAN MAWARNI | |
| dc.date.accessioned | 2023-04-04T02:29:46Z | |
| dc.date.available | 2023-04-04T02:29:46Z | |
| dc.date.issued | 2022-12 | |
| dc.description.abstract | Indonesia merupakan salah satu negara yang dikenal memiliki penduduk muslim terbanyak. Maka dari itu kehalalan sebuah produk merupakan hal yang sangat penting bagi umat muslim. UKM Kampoeng Timoer merupakan sebuah industri yang bergerak dibidang pengolahan daging kepiting menjadi berbagai macam olahan seperti, peyek kepiting, abon dan olahan kepiting lainnnya. UKM Kampoeng Timoer telah memiliki sertifikat jaminan halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk produk produk yang dihasilkan. Namun UMKM Kampoeng Timoer mempunyai risiko terhadap kehalalan dalam proses rantai pasoknya. Oleh karena itu,penelitian ini dilakukan bertujuan untuk merancang mitigasi risiko rantai pasok halal pada UMKM Kampoeng Timoer menggunakan metode House Of Risk (HOR). Penelitian dimulai dengan mengidentifikasi kejadian risiko, menganalisis sumber risiko yang berpotensi terhadap kehalalan produk. Kemudian urutan prioritas mitigasi risiko dievaluasi terhadap produk halal dan dilakukan rancangan mitigasi risiko terhadap kehalalan produk tersebut. Setelah dilakukan penelitian, maka ditemukan sebanyak 17 kejadian risiko dan 15 sumber risiko pada aliran rantai pasok UMKM Kampoeng Timoer. Sebanyak 7 sumber risiko merupakan sumber risiko tertinggi yang bisa diberikan usulan mitigasi risiko halal. Terdapat 9 usulan mitigasi risiko halal yang dapat dilakukan UMKM Kampoeng Timoer untuk mengurangi munculnya sumber risiko, yaitu pembuatan SOP sesuai standar halal, memiliki lebih dari 1 supplier bahan baku, melakukan pembersihan rutin, melakukan pemeriksaan menyeluruh terkait kebersihan dan kehalalan bahan baku, penambahan karyawan, terdapat penambahan suhu di tempat penyimpanan bahan baku, pembuatan instruksi kerja baik sebelum dan sesudah produksi, memilih supplier yang menjamin kualitas halal, dan memisahkan pengiriman produk yang belum jelas kehalalannya. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/42995 | |
| dc.publisher | UNIVERSITAS ISLAM INDONESIA | en_US |
| dc.title | Usulan Mitigasi Risiko Pada Halal Supply Chain Management Dengan Pendekatan House Of Risk (Studi Kasus UKM Kampoeng Timoer) | en_US |