<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Kelekatan Ayah Dan Kecemasan Pada Mahasiswa Di Yogyakarta

dc.Identifier.NIM17320019
dc.contributor.advisorNovvaliant Filsuf Tasaufi, S.Psi., M.Psi.,
dc.contributor.authorASYFIA SUMADI
dc.date.accessioned2021-10-13T04:07:08Z
dc.date.available2021-10-13T04:07:08Z
dc.date.issued2021-05-03
dc.description.abstractStudi ini bertujuan untuk menguji hubungan antara kelekatan ayah dan kecemasan pada mahasiswa di Yogyakarta.Hipotesis awal penelitian ini adalah akan ada hubungan negatif antara kelekatan ayah dan kecemasan pada mahasiswa di Yogyakarta. Hipotesis penelitian di uji dengan alat ukur Depression, Anxiety, and Stress Scale (DASS-21) yang dikembangkan oleh Lovibond & Lovibond (1995) dan alat ukur Inventory of Parent and Peer Attachment (IPPA) yang dikembangkan oleh Armsden dan Greenberg (1987). Alat ukur dalam penelitian ini telah diadaptasi dan diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Adapun responden yang digunakan dalam penelitian ini sejumlah 184 responden yang merupakan mahasiswa baik laki-laki maupun perempuan yang berasal dari perguruan tinggi di Yogyakarta dan memiliki rentang usia 18-23 Tahun. Hasil penelitian ini menunjukan ada hubungan negatif yang signifikan antara kelekatan ayah dan kecemasan pada mahasiswa di Yogyakarta selama pandemi covid-19. Berdasarkan hal tersebut maka hipotesis penelitian ini dapat diterima.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/33220
dc.publisherUNIVERSITAS ISLAM INDONESIAen_US
dc.subjectKecemasanen_US
dc.subjectKelekatan ayahen_US
dc.subjectMahasiswaen_US
dc.subjectPandemi covid-19en_US
dc.titleHubungan Kelekatan Ayah Dan Kecemasan Pada Mahasiswa Di Yogyakartaen_US

Files

Collections