<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Isu Agama dalam Film Horor Indonesia Kontemporer (Komparasi Dekade 1970-an dan 2010-2024)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Film menjadi salah satu hiburan yang banyak diminati oleh berbagai kalangan. Tidak heran jika banyak produser yang terus membuat film-film dengan berbagai genre. Awal tonggak film Indonesia bergenre horor adalah pada tahun 1971 dimana sebelumnya Indonesia hanya memproduksi film dokumenter. Film bergenre horor kerap menggunakan simbol dan isu dari agama tertentu. Film horor di Indonesia sendiri seringkali merepresentasikan agama sebagai protagonis. Adanya kode etik dalam produksi film Indonesia tahun 1981, dimana produksi film nasional harus menjaga nama baik bangsa membuat tokoh agama kerap muncul dalam film horor. Namun pada film horor kontemporer, peran simbol-simbol agama mulai diperlihatkan sebagai sesuatu yang lemah. Film horor Indonesia banyak yang menggunakan isu agama di dalamnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana isu agama direpresentasi dalam film horor Indonesia pada tahun 1970-an dan 2010-2024. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik studi kearsipan (archive study) yang didapat dari Sage Mehtods. Pada penelitian ini menggunakan teknik pengumpulan data studi pustaka, melalui pengumpulan arsip film horor tahun 1970-an, melalui media perfilman, wawancara dan reproduksi arsip dengan melakukan fotografi dan scan digital. Film horor tahun 1970-1978 tidak terlalu banyak menggunakan agama sebagai bahan dalam filmnya berbeda dengan film era setelahnya termasuk era 2010-2024. Film horor tahun 1970-an memperlihatkan hubungan erat antara budaya lokal, simbol agama, dan kepercayaan tradisional dalam membentuk narasi dan karakteristik horor Indonesia. Film horor Indonesia sepanjang tahun 2010–2024 menunjukkan tren yang kuat dalam menggunakan elemen agama serta simbol-simbol religius sebagai unsur penting dalam menciptakan ketegangan dan ketakutan.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By