Analisis Sikap Konsumen dalam Membeli Produk Sepeda Motor Yamaha Mio di Kabupaten Sleman
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Adanya perkembangan dunia usaha yang semakin meningkat seiring dengan perkembangan teknologi pada saat ini mengakibatkan munculnya produk-produk baru dari berbagai perusahaan. Salah satunya adalah Yamaha yang mengeluarkan produk sepeda motor Yamaha Mio yang notabenenya dipemntukkan bagi kaum wanita tetapi tidak sedikit pula kaum pria menggunakan produk tersebut. Pada skripsi ini, penulis meneliti tentang sikap konsumen dalam membeli produk sepeda motor Yamaha Mio serta menganalisis ada/tidaknya perbedaan sikap konsumen berdasarkan karakteristiknya yaitu gender, usia dan tingkat penghasilan. Penelitian ini dilakukan dengan menyebar kuesioner kepada responden yaitu para pengguna sepeda Motor Yamaha Mio di Kabupaten Sleman. Untuk menganalisis sikap konsumen tersebut digunakan model analisis sikap Fishbein dan uji beda nonparametrik Kruskal Wallis. Dalam analisis sikap Fishbein, pertama-tama yang harus dilakukan adalah menentukan variabel keyakinan (bi) dan evaluasi (ei) atas atribut-atribut produk yang digunakan. Variabel-variabel tersebut kemudian dikalikan untuk memperoleh indeks sikap konsumen yang diukur menggunakan skala Likert 4 ruas. Kemudian untuk analisis Kruskal Wallis, keputusan dalam menerima atau menolak Ho dilakukan dengan membandingkan probabilitas dengan batas tingkat signifikansi (α = 0,05). Jika probabilitas kesalahan lebih besar dari 0,05 maka Ho diterima dan jika probabilitas kurang dari 0,05 maka Ho ditolak yang artinya terdapat perbedaan sikap konsumen berdasarkan karakteristik responden Berdasarkan analisis Fishbein yang dilakukan, diketahui bahwa konsumen mempunyai sikap yang positif terhadap atribut dari produk sepeda motor Yamaha Mio. Sedangkan dari hasil analisis Kruskal Wallis dinyatakan ada perbedaan sikap konsumen terhadap atribut dari sepeda motor Yamaha Mio berdasarkan karakteristik konsumen. Perbedaan yang signifikan terletak pada atribut harga beli, harga jual, keiritan, kemudahan penggunaan dan bobot.