Nilai Modulus Geser Tanah Dari Hasil Uji Laboratorium Berdasarkan Rumus Hardin & Black, Menard, Hardin & Richard Serta Hardin & Drnevich
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pada saat terjadi gempa, tanah akan bergetar sebagai efek dari menjalarnya gelombang energi yang memancar dari pusat gempa (focus). Energi tersebut menyebar kesegala arah pada media tanah, maka dari itufaktor tanah sebagai penghantar energi tersebut mempunyai peranan yang sangat penting. Dilihat dari kondisi seismologi, sebagian besar wilayah Indonesia merupakan wilayah yang mempunyai resiko gempa yang cukup tinggi karena posisinya yang berada pada tapal batas empat sislem lektonik aktif, yakni tapal batas lempeng Eurasia, lempeng Australia, lempeng Filipina, dan lempeng Pasifik (Widodo, (1991). "Teknik Gempa 1") Terutama dalam penelitian ini bagaimana perilaku tanah terhadap beban dinamis dan beban statis, dengan kadar air dan berat volume yang berbeda-beda. Sehubungan dengan itu perlu dilakukan penelitian di laboratorium dengan suatujudul: "Nilai Modulus Geser Tanah Dari Hasil Uji Laboratorium Dari Rumus Hardin &Black, Menard, Hardin & Richard serta Hardin & Drnevich ". Dari hasil penelitian berdasarkan variasi yang dibuat diperoleh data untuk tanah desa Mertoyudan pada kondisi kadar air (w) lapangan mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 6,369 kPa (Hardin &Black), 16,065 kPa (Hardin &Richart), 16,724 kPa (Hardin &Drnevich), dan 11,168 kPa (Menard). Pada kondisi tanah dengan w>5% dari w lapangan, tanah desa Mertoyudan mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 6,481 kPa (Hardin & Black), 16,050 kPa (Hardin & Richart), 17,020 kPa (Hardin &Drnevich), dan 4,310 kPa (Menard). Pada kondisi tanah dengan w<5% dari wlapangan, tanah desa Mertoyudan mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 5,986 kPa (Hardin &Black), 15,101 kPa (Hardin &Richart), 15,720 kPa (Hardin & Drnevich), dan 31,458 kPa (Menard). Pada kondisi tanah dengan y >5% dari y lapangan, tanah desa Mertoyudan mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 6,430 kPa (Hardin &Black), 16,220 kPa (Hardin &Richart), 16,885 kPa (Hardin & Drnevich), dan 14,915 kPa (Menard). Pada kondisi tanah dengan y <5% dari y lapangan, tanah desa Mertoyudan mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 6,246 kPa (Hardin &Black), 15,755 kPa (Hardin &Richart), 16,402 kPa (Hardin & Drnevich), dan 12,613 kPa (Menard). Sedangkan untuk tanah pasir UII mempunyai nilai modulus geser maksimum sebesar 13,343 kPa (Hardin & Richart) dan 90,010 kPa (Menard).