Complex Interdependence Antara Tiongkok dan Taiwan terhadap Industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) pada Tahun 2016-2024
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini menganalisis saling ketergantungan kompleks Tiongkok dan Taiwan terhadap industri Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) kedua negara, khususnya dalam konteks teori Complex Interdependence oleh Keohane dan Nye. Taiwan, dengan industri semikonduktornya yang dominan, seperti Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC) dan Foxconn, memainkan peran vital dalam rantai pasok global. Penelitian ini menemukan bahwa saling ketergantungan Tiongkok dan Taiwan terhadap industri TIK kedua negara semakin mendalam, terutama dalam memenuhi kebutuhan teknologi domestik yang terus berkembang. Sementara itu, Taiwan memanfaatkan keunggulannya dalam industri TIK sebagai "perisai silikon," mempertahankan posisinya di tengah ancaman invasi militer dari Tiongkok. Melalui pendekatan studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi tiga karakteristik interdependensi kompleks: multiple channels, absence of hierarchy among issues, dan minor role of military force. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun ada ketegangan politik dan ancaman militer, saling ketergantungan ekonomi yang signifikan mengurangi kemungkinan konflik bersenjata antara kedua negara. Penelitian ini menyoroti pentingnya diversifikasi ekonomi Taiwan untuk mengurangi risiko ketergantungan yang berlebihan pada Tiongkok dan memberikan rekomendasi untuk memperkuat keamanan nasional melalui pengelolaan industri TIK yang strategis.