<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengukuran Kinerja Green Warehouse Perusahaan Susu Kambing Etawa Menggunakan Key Performance Indicator dan Model Supply Chain Operation References

dc.Identifier.NIM22522353
dc.contributor.authorSumanto, Sylviazalma Pratitha
dc.date.accessioned2026-08-28T07:19:21Z
dc.date.available2026-08-28T07:19:21Z
dc.date.issued2026
dc.description.abstractPT Amretta Zayne Salama merupakan perusahaan yang bergerak di bidang produksi susu kambing bubuk dengan aktivitas pergudangan yang meliputi penerimaan bahan baku, penyimpanan, penanganan material, penyimpanan produk jadi, dan pengiriman kepada pelanggan. Namun, perusahaan belum memiliki sistem pengukuran kinerja Green Warehouse yang terstruktur sehingga evaluasi terhadap aspek operasional maupun lingkungan belum dapat dilakukan secara optimal. Tujuan dari kajian ini untuk untuk mengidentifikasi indikator kinerja yang relevan, mengukur dan mengevaluasi kinerja Green Warehouse, serta memberikan rekomendasi perbaikan berdasarkan hasil pengukuran. Adapun penelitian ini menggunakan pendekatan Green Supply Chain Operations Reference (Green SCOR) sebagai dasar penyusunan Key Performance Indicator (KPI). Pembobotan indikator dilakukan menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), sedangkan pengukuran kinerja dilakukan dengan metode Snorm De Boer dan evaluasi hasil menggunakan Traffic Light System. Selanjutnya, indikator yang belum mencapai target dianalisis menggunakan Cause and Effect Diagram untuk mengidentifikasi akar penyebab permasalahan dan menyusun usulan perbaikan. Temuan dari penelitian ini mengindikasikan adanya menunjukkan bahwa terdapat 12 Key Performance Indicator (KPI) yang terdiri atas 9 KPI pada proses B2C Fulfill dan 3 KPI pada aspek Waste Management. Hasil pengukuran menunjukkan bahwa indikator Fill Rate, Delivery Performance to Original Customer Commit Date, Customer Order Documentation Accuracy, dan Delivery Quantity Accuracy to the Customer telah mencapai target perusahaan dengan tingkat pencapaian sebesar 100%. Sementara itu, indikator Receive Product from Transform or Source Cycle Time, Pick Product Cycle Time, Pack Product Cycle Time, Load Product & Generate Shipping Documents Cycle Time, Percentage of Recycled Waste, Electrical Energy Consumption, dan Percentage of Remaining Production masih memerlukan perbaikan karena belum mencapai target yang ditetapkan. Berdasarkan hasil evaluasi, rekomendasi perbaikan yang diberikan meliputi penyusunan standar operasional prosedur (SOP) pada aktivitas receiving, picking, packing, dan loading, penerapan sistem pengelolaan limbah yang lebih terstruktur, pengendalian kehilangan bahan baku selama proses produksi, serta peningkatan efisiensi penggunaan energi listrik. Implementasi rekomendasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kinerja Green Warehouse secara berkelanjutan pada perusahaan ini.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/66438
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectGreen Warehouse, Green SCOR, Key Performance Indicator, Analytical Hierarchy Process, Snorm De Boer, Traffic Light Systemen_US
dc.titlePengukuran Kinerja Green Warehouse Perusahaan Susu Kambing Etawa Menggunakan Key Performance Indicator dan Model Supply Chain Operation Referencesen_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
22522353.pdf
Size:
3 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: