Pengaruh Pemberian Recombinant Human Eritropoietin (Rhepo) Terhadap Jumlah Sel Astrosit Ca1 Hipokampus Tikus (Rattus Norvegicus) Pasca Unilateral Common Carotid Artery Oclussion (Uccao)
| dc.Identifier.NIM | 15711158 | |
| dc.contributor.advisor | dr. Zainuri Sabta Nugraha, M.Sc. | |
| dc.contributor.author | Pradana, Angga Julyananda | |
| dc.date.accessioned | 2021-07-22T04:15:27Z | |
| dc.date.available | 2021-07-22T04:15:27Z | |
| dc.date.issued | 2019-04-22 | |
| dc.description.abstract | Stroke merupakan penyakit yang dapat menyebabkan kematian dan kecacatan dikarenakan rusaknya sel otak, salah satunya astrosit. Peran penting astrosit dalam melindungi sistem saraf pusat menjadi fokus terkini peneliti di dunia mengenai penanganan stroke. Recombinant Human Erythropoietin(rhEpo) merupakan senyawa yang dapat menghambat kerusakan astrosit dan memiliki efek sebagai neuroprotektan. Sehingga peneliti dapat mengetahui efek rhEpo terhadap jumlah astrosit. Tujuan Penelitian: Mengetahui apakah terdapat pengaruh pemberian recombinant human erythropoietin(rhEpo) terhadap jumlah astrosit pada CA1 hippocampus tikus(rattus norvegicus) pasca ligasi arteri carotis communis unilateral(UCCAO). Metode Penelitian : Penelitian eksperimental dengan rancangan posttest-only control group design. Jumlah subjek yaitu 24 ekor tikus yang dibagi menjadi 4 kelompok. Kelompok kontrol(K) tanpa perlakuan, kelompok sham(S) yang diinsisi tanpa ligase arteri, kelompok perlakuan 1(P1) yang dilakukan ligasi arteri dan injeksi rhEpo 400 U dan kelompok perlakuan 2(P2) yang dilakukan ligasi arteri dan injeksi rhEpo 800 U. Potongan jaringan dijadikan preparat histopatologis dengan pewarnaan Glial Fibrillary Acidic Protein(GFAP). Kemudian dilakukan perhitungan jumlah sel dalam 10 lapang pandang perbesaran 400 kali. Analisa data menggunakan uji Kruskall-Wallis dan post-hoc Mann-Whitney. Hasil : Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang bermakna antara kelompok dengan pemberian rhEpo dan kelompok tanpa pemberian rhEpo(p= 0,002) dengan rerata jumlah astrosit kelompok kontrol 5,00±1,28; kelompok sham 3,75±1,01; kelompok P1 4,38±1,07 dan kelompok P2 9,86±1,73. Kesimpulan : terdapat pengaruh pemberian recombinant human erythropoietin (rhEpo) terhadap jumlah astrosit pada CA1 hippocampus tikus (rattus norvegicus) pasca ligasi arteri carotis communis unilateral(UCCAO). | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30712 | |
| dc.publisher | UII | en_US |
| dc.subject | UCCAO | en_US |
| dc.subject | CA1 hipokampus | en_US |
| dc.subject | Astrosit, rhEpo | en_US |
| dc.title | Pengaruh Pemberian Recombinant Human Eritropoietin (Rhepo) Terhadap Jumlah Sel Astrosit Ca1 Hipokampus Tikus (Rattus Norvegicus) Pasca Unilateral Common Carotid Artery Oclussion (Uccao) | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |
Files
License bundle
1 - 1 of 1
Loading...
- Name:
- license.txt
- Size:
- 1.71 KB
- Format:
- Item-specific license agreed upon to submission
- Description: