Hubungan antara Keterlibatan Ayah dalam Pengasuhan dengan Kecerdasan Emosional Remaja Laki-Laki
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji apakah ada hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kecerdasan emosional remaja laki-laki. Dugaan awal yang diajukan dalam penelitian ini adalah ada hubungan positif antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kecerdasan emosional remaja laki-laki. Semakin tinggi keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin tinggi pula kecerdasan emosional remaja laki-laki. Sebaliknya, semakin rendah keterlibatan ayah dalam pengasuhan maka semakin rendah pula kecerdasan emosional remaja laki-laki. Subjek dalam penelitian ini adalah siswa putra SMA Negeri 5 Yogyakarta yang berusia 14-18 dan berdomisili di Yogyakarta. Adapun skala kecerdasan emosional yang digunakan dalam penelitian ini adalah mengambil dari skala Maria (2004) dan telah dimodifikasi oleh peneliti, berjumlah 39 aitem dan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Goleman (1996). Sedangkan skala keterlibatan ayah dalam pengasuhan mengambil dari skala Rosalina (2006) dan telah dimodifikasi oleh peneliti, berjumlah 43 aitem dan mengacu pada aspek-aspek yang dikemukakan oleh Allen dan Daly (2002), Andayani dan Koentjoro (2004), Lamb (Andayani & Koentjoro, 2002), dan Hart (Slameto, 2002). Metode analisis data yang dilakukan dalam penelitian ini menggunakan fasilitas komputer program SPSS 15 for window untuk menguji apakah ada hubungan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kecerdasan emosional remaja laki-laki. Korelasi product moment dari Karl Pearson menunjukan koefisien korelasi sebesar 0,413 dengan p = 0,000 (p<0,01) yang artinya ada hubungan positif yang sangat signifikan antara keterlibatan ayah dalam pengasuhan dengan kecerdasan emosional remaja laki-laki.