Karakteristik Demografi Pasien Malaria di Puskesmas Timika Periode Tahun 2020
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Malaria masih menjadi masalah kesehatan di dunia, pada tahun 2020 kasus malaria diperkirakan mencapai 238 juta kasus. Indonesia merupakan negera endemis di Asia Tenggara. Papua di tahun 2019 menjadi daerah dengan prevalensi tertinggi (64,03%) dan Mimika merupakan daerah endemik malaria dengan kasus malaria tertinggi (31%). Tujuan: Mengetahui karakteristik demografi pasien malaria berdasarkan usia, jenis kelamin, dan pekerjaan di Puskesmas Timika pada tahun 2020, dan mengetahui hubungan karakteristik usia, jenis kelamin, pekerjaan dengan jenis spesies Plasmodium di Puskesmas Timika pada tahun 2020. Metode: Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini menggunakan data sekunder berupa rekam medik pasien malaria di Puskesmas Timika pada tahun 2020. Sampel yang digunakan 1085 subjek. Uji statistik menggunakan uji Chi-square. Hasil: Penelitian ini menemukan laki-laki, usia 17-45 tahun dan pekerjaan tak berisiko menjadi kelompok dengan kasus malaria tertinggi (75,7%, 67,6% dan 96,6%). Uji statistik Chi-square yang dilakukan antara karakteristik usia, jenis kelamin, pekerjaan dengan jenis spesies Plasmodium menunjukan p-value >0,05. Kesimpulan: karakteristik demografi usia 17-45 tahun, jenis kelamin laki-laki dan pekerjaan tak berisiko menjadi kelompok dengan kasus malaria tertinggi. Tidak terdapat hubungan yang bermakna antara karakteristik usia, jenis kelamin, pekerjaan dengan jenis spesies Plasmodium di Puskesmas Timika pada tahun 2020.