Strategi Guru Pai dalam Mengatasi Academic Burnout di Era Digital pada Siswa Kelas VIII MTs Yapi Pakem Sleman
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi academic burnout pada siswa serta mendeskripsikan strategi guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam mengatasi academic burnout pada siswa kelas VIII MTs YAPI Pakem di era digital. Burnout akademik dalam penelitian ini dipahami sebagai kondisi kelelahan emosional, munculnya sikap sinis terhadap pembelajaran, serta menurunnya efikasi diri siswa akibat tekanan akademik dan pengaruh penggunaan teknologi digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi pembelajaran, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldana yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta uji keabsahan data melalui triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa siswa kelas VIII MTs YAPI Pakem mengalami academic burnout yang ditandai dengan kejenuhan belajar, kelelahan emosional, rendahnya motivasi, sikap acuh dan pasif dalam pembelajaran, serta menurunnya kepercayaan diri akademik. Burnout tersebut dipengaruhi oleh tekanan tugas, metode pembelajaran yang monoton, serta distraksi penggunaan gawai dan media digital. Dalam merespons kondisi tersebut, guru PAI menerapkan strategi yang terintegrasi, meliputi pendekatan spiritual, psikologis, serta pedagogis berbasis digital. Pendekatan spiritual dilakukan melalui penguatan nilai-nilai keislaman, pembiasaan ibadah, motivasi religius, dan penanaman makna belajar. Pendekatan psikologis diwujudkan melalui pendekatan personal, komunikasi empatik, pemberian motivasi, diskusi empat
xviii
mata, serta bimbingan formal dan informal. Adapun pendekatan pedagogis dan digital diterapkan melalui variasi metode pembelajaran, aktivitas kolaboratif, penciptaan suasana kelas yang lebih menyenangkan, serta pemanfaatan teknologi secara terarah. Strategi-strategi tersebut berkontribusi dalam menurunkan gejala burnout dan meningkatkan keterlibatan siswa dalam pembelajaran.