Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Group Investigation Pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam Kelas VIII di SMPN 3 Ngaglik
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah masih didominasi oleh metode ceramah yang bersifat satu arah. Hal ini menyebabkan peserta didik cenderung pasif, kurang terlibat dalam diskusi, dan minim interaksi selama proses pembelajaran. Meskipun hasil belajar peserta didik secara umum sudah baik, kurangnya keaktifan dan partisipasi menunjukkan bahwa proses pembelajaran masih belum optimal. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan interaksi antar peserta didik dan hasil belajar melalui penerapan model pembelajaran kooperatif Group Investigation dalam pembelajaran PAI di SMP Negeri 3 Ngaglik. Penelitian ini menggunankan metode eksperimen dengan desain one group pretest and posttest. Informan penelitian adalah peserta didik kelas VIII D di SMP Negeri 3 Ngaglik tahun ajaran 2024/2025. Data dikumpulkan melalui test, observasi, wawancaara, dan dokumentasi. Analisis data kuantitatif dilakukan secara deskriptif melalui perhitungan rata-rata dan persentase peningkatan. Analisis data kualitatif diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk data pendukung kuantitaif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Group Investigation berdampak positif terhadap hasil belajar PAI. Pada pertemuan pertama, rata-rata nilai meningkat dari 81,67 (pretest) menjadi 87,50 (posttest) dengan persentase peningkatan 7,14%. Pada pertemuan kedua, rata-rata nilai meningkat dari 73,33 (pretest) menjadi 83,75 (posttest) dengan persentase peningkatan 14,20%. Selain itu, observasi menunjukkan adanya peningkatan interaksi, partisipasi, dan kerja sama antar peserta didik selama proses pembelajaran. Dengan demikian, model pembelajaran Group Investigation dapat menjadi alternatif strategi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan hasil belajar sekaligus kualitas interaksi peserta didik dalam pembelajaran PAI.