<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pembentukan Karakter Religius dan Disiplin Peserta Didik melalui Program Unggulan Tahfizh di Sma UII Yogyakarta

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Pendidikan bukan hanya untuk mengembangkan kemampuan kognitif akan tetapi juga menumbuhkembangkan perilaku dan karakter peserta didik. Permasalahan yang terjadi di SMA UII ialah masih banyak peserta didik yang menunjukkan karakter atau sikap kurang baik. Mensikapi hal itu, SMA UII mengembangkan beberapa program unggulan, diantaranya program tahfizh. Dengan adanya tahfizh diharapkan peserta didik dapat membiasakan diri memiliki karakter kepribadian baik dalam kehidupannya. Di sisi lain juga program tahfidz mengajarkan peserta didik untuk ikut menjaga dan melestarikan Al- Qur’an. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pelaksanaan program unggulan tahfizh di SMA UII dalam membentuk nilai karakter religius dan disiplin peserta didik serta faktor yang menunjang dan menghambatnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitati. Jenis penelitian yang digunakan yaitu field research dimana dalam mengumpulkan data peneliti terjun langsung ke tempat penelitian untuk mengamati dan terlibat langsung dalam obyek penelitian. Selanjutnya teknik pengmpulan data meliputi tahapan metode observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dari reduksi data yang berarti merangkum, pemilihan, pemfokusan dilanjutkan dengan penyajian data, analisis data serta di akhir penarikan kesimpulan dan verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pembentukan karakter religius dan disiplin peserta didik melalui beberapa cara yaitu program tahfizh, kegiatan keagamaan, pembiasaan karakter baik dan disiplin serta adanya strategi yang dinilai efektif oleh para guru diantaranya pemantauan peserta didik, evaluasi serta reward & punishment dalam pembelajaran maupun kegiatan di sekolah. Beberapa faktor penghambat diantaranya kurangnya komitmen dengan sekolah, kurangnya kesadaran siswa dan sifat malas. Adapun faktor penunjangnya yaitu strategi, fasilitas sekolah serta konsistensi dan kolaborasi sekolah.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By