<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengembangan Dan Uji Sensitivitas Aptamer Aunps Sensor Untuk Deteksi Aflatoksin B1 Pada Makanan Skripsi

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar belakang : Aflatoksin B1 merupakan metabolit sekunder yang bersifat toksik, sehingga digunakan sebagai ambang batas maksimum aflatoksin dalam makanan. Batasan maksimal aflatoksin B1 di Indonesia adalah 15 ppb. Oleh karena itu, dibutuhkan metode yang sensitif dan sederhana untuk mendeteksi kandungan aflatoksin B1 yang lebih rendah dari batas yang dipersyaratkan. Tujuan : Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan metode deteksi aflatoksin B1 pada bahan pangan dengan Gold Nanoparticle (AuNPs) dimodifikasi aptamer yang memiliki sensitivitas yang tinggi. Metode : Metode yang digunakan adalah AuNPs dimodifikasi dengan aptamer. Kemudian dilanjutkan dengan proses karakterisasi AuNPs dan AuNPs - Aptamer. Setelah itu, dilanjutkan dengan uji sensitivitas dan akan dianalisis secara statistik. Hasil : Sintesis AuNPs menghasilkan perubahan warna dari kuning menjadi merah muda. Setelah itu, AuNPs - Aptamer dan terjadi perubahan warna menjadi merah anggur. Ukuran partikel dari AuNPs adalah 34,60 nm ± 0,21 dan AuNPs - Aptamer adalah 67,60 nm ± 0,09. Zeta Potensial AuNPs 31,90 mV ± 2,24 dan AuNPs – Aptamer -12,10 mV ± 1,25. Panjang gelombang maksimum AuNPs 520 nm dan AuNPs - Aptamer 524 nm. Uji sensitivitas dari AuNPs - Aptamer memiliki nilai Limit of Detection dan Limit Of Quantification adalah 1,35 ppb dan 4,29 ppb. Kesimpulan: AuNPs - Aptamer aflatoksin B1 sensitif untuk mendeteksi aflatoksin B1 pada sampel pangan yang diuji.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By