Faktor Risiko Terjadinya Kejang Demam Berulang pada Anak di RSUD Dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Kejang demam dibagi menjadi dua yaitu kejang demam sederhana dan kejang demam kompleks. Tiga faktor terjadinya kejang demam berulang yaitu faktor pada anak, faktor berkaitan dengan penyakit anak dan faktor jenis kejang. Beberapa kepustakaan menyebutkan beberapa poin-poin yang berbeda sebagai faktor risiko kejang demam berulang Tujuan: Mengetahui faktor yang memicu terjadinya kejang demam berulang pada anak di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan metode cross-sectional. Data yang digunakan merupakan data sekunder berupa rekam medik pasien anak usia 6 bulan-5 tahun dengan kejang demam yang dirawat inap di RSUD Soediran Mangun Sumarso per Juli-September 2022. Analisa data menggunakan uji Chi-square dan regresi logistic. Hasil: Terdapat 185 pasien anak yang dirawat di RSUD Soediran Mangun Sumarso Wonogiri dengan kejang demam yang memenuhi kriteria inklusi. Tiga faktor risiko utama yang signifika memengaruhi kejadian kejang demam berulan yaitu usia anak <1 tahun (p=0,000, Koef. regresi=2.778), demam <38,5 C (p=0,000, Koef. regresi=1.857), dan onset demam <1 hari (p=0,000, Koef. regresi=2.868) Kesimpulan: Faktor risiko yang paling berpengaruh terhadap kejadian kejang demam berulang di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso Wonogiri adalah onset demam kurang dari 1 hari