Pengembangan Aplikasi Android dengan Integrasi Ai untuk Monitoring Konsumsi Gula Harian
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Diabetes melitus telah menjadi masalah kesehatan yang signifikan di seluruh dunia, termasuk Indonesia, dengan jumlah penderita yang terus meningkat setiap tahunnya. Berdasarkan data dari International Diabetes Federation (IDF), pada tahun 2021, jumlah penderita diabetes global mencapai 537 juta jiwa dan diprediksi akan meningkat menjadi 783 juta jiwa pada tahun 2045, dengan Indonesia menempati posisi kelima dengan 19,5 juta jiwa penderita diabetes pada tahun 2021. Salah satu faktor utama yang mempengaruhi peningkatan jumlah penderita diabetes adalah pola konsumsi gula yang berlebihan, yang dipicu oleh gaya hidup tidak sehat, seperti konsumsi makanan tinggi gula dan lemak serta rendahnya tingkat aktivitas fisik. Hal ini semakin terlihat di wilayah perkotaan, di mana konsumsi makanan olahan dan minuman manis cenderung lebih tinggi. Untuk itu, pengendalian konsumsi gula menjadi salah satu langkah pencegahan yang penting dalam mengurangi resiko diabetes. Namun, meskipun regulasi mengenai informasi kandungan gula pada produk pangan telah diterapkan, tingkat pemahaman masyarakat terhadap informasi tersebut masih sangat rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan aplikasi berbasis Android yang dapat membantu masyarakat memantau konsumsi gula harian mereka dengan lebih efektif, serta memberikan informasi edukatif mengenai batas konsumsi gula yang aman sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Aplikasi ini tidak hanya berfungsi sebagai alat pemantauan, tetapi juga memberikan saran dan notifikasi kepada pengguna untuk membantu mereka mengelola asupan gula dengan lebih baik, sehingga diharapkan dapat mengurangi resiko diabetes dalam jangka panjang. Metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Agile, yang memungkinkan pengembangan dilakukan secara iteratif dan responsif terhadap kebutuhan pengguna. Pengujian aplikasi dilakukan dengan menggunakan Black Box Testing, yang berfokus pada pengujian fungsionalitas aplikasi tanpa melihat struktur internalnya. Hasil pengujian ini memastikan bahwa aplikasi berjalan sesuai dengan skenario yang diinginkan. Selain itu, aplikasi juga diuji menggunakan System Usability Scale (SUS), yang menunjukkan aplikasi memperoleh skor rata-rata 85, yang termasuk dalam kategori grade "B" dengan penilaian "Excellent" pada aspek kegunaan. Dengan demikian, aplikasi ini telah terbukti efektif dalam memenuhi tujuan utama untuk memantau konsumsi gula harian dan meningkatkan kesadaran kesehatan pengguna.