<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Hubungan Dukungan Teman Sebaya dan Kesepian Pada Mahasiswa Rantau

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Mahasiswa rantau rentan mengalami kesepian akibat tuntutan adaptasi di lingkungan baru dan keterpisahan dari keluarga sebagai sumber dukungan utama. Kondisi tersebut dapat memengaruhi kesejahteraan psikologis serta penyesuaian diri mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dukungan teman sebaya dengan kesepian pada mahasiswa rantau di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Subjek penelitian berjumlah 205 mahasiswa program sarjana (S1) berusia 18–22 tahun yang berasal dari luar daerah dan tidak tinggal bersama keluarga inti. Instrumen yang digunakan yaitu Social Provisions Scale (SPS) dari Weiss (Cutrona & Russel, 1987) untuk mengukur dukungan teman sebaya serta UCLA Loneliness Scale Version 3 dari Russell (1996) untuk mengukur kesepian. Analisis data menggunakan teknik korelasi Spearman karena salah satu variabel penelitian tidak berdistribusi normal. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan negatif yang signifikan antara dukungan teman sebaya dan kesepian pada mahasiswa rantau (r = -0,637; p < 0,001) dengan kontribusi efektif sebesar 41,5%. Dimensi social integration menunjukkan hubungan paling kuat terhadap kesepian dibandingkan dimensi dukungan teman sebaya lainnya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi dukungan teman sebaya yang diterima, maka semakin rendah tingkat kesepian yang dirasakan mahasiswa rantau. Keterbatasan penelitian ini terletak pada penggunaan metode self-report dan teknik non-probability sampling sehingga hasil penelitian belum dapat digeneralisasikan secara luas.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By