Pengetahuan dan Sikap Santri dalam Perawatan Mandiri Untuk Pengatasan Dismenore di Pesantren Ash-sholihah Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang : Dismenore merupakan keadaan yang mengganggu bagi remaja, khususnya santri karena memiliki kegiatan yang padat. Dismenore yang tidak teratasi dapat berdampak negatif bagi santri. Oleh karena itu, pengetahuan dan sikap dalam mengatasi keluhan dismenore secara mandiri menjadi penting dievaluasi. Tujuan : Mengetahui profil dismenore, tingkat pengetahuan, sikap, upaya perawatan mandiri, serta hubungan pengetahuan dengan sikap pada pengatasan dismenore santri Pesantren Ash-Sholihah. Metode : Desain cross-sectional yang bersifat deskriptif. Pengambilan data menggunakan kuesioner dengan jumlah 100 responden. Kriteria inklusi penelitian ini yaitu santri pesantren selevel sekolah menengah (MTS/MA), bersedia menjadi responden, minimal sudah 3x menstruasi di pesantren dan kriteria eksklusi yaitu data kuesioner tidak lengkap. Hasil : Mayoritas gejala yang dirasakan perubahan suasana hati dan kram perut. Perawatan mandiri yang banyak dilakukan yaitu dengan ibadah untuk mengurangi stres. Santri dengan pengetahuan baik sebanyak 62 (62%) dan 79 (79%) santri memiliki sikap baik dalam pengatasan dismenore. Hubungan antara keduanya memiliki nilai signifikan (0,045<0,05) dengan nilai korelasi 0,201. Kesimpulan : Mayoritas santri memiliki pengetahuan dan sikap dengan kategori baik serta terdapat hubungan antara keduanya.