Validitas Konvergen Sub-skala Personality Functioning, Dissociation, dan Memory Pada Dsm-5 Level 1 Cross-cutting Symptom Measure (CCSM)
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Skrining kesehatan mental menjadi faktor yang sangat penting dalam menunjang layanan psikologis kepada individu yang membutuhkan. Salah satu tujuannya adalah agar terapi yang diberikan kepada pasien dapat berjalan secara tepat dan efektif. Akan tetapi, alat skrining kesehatan mental yang ada di Indonesia belum mampu melakukan skrining kesehatan mental secara menyeluruh dikarenakan tidak semua alat skrining mencakup banyak domain yang mampu diukur di dalamnya. Salah satu alat
ukur yang mampu mengukur permasalahan kesehatan mental secara menyeluruh adalah Skala DSM- 5 Level 1 Cross-Cutting Symptom Measure (CCSM) namun skala ini belum divalidasi ke dalam versi
Bahasa Indonesia. Oleh karena itu, diperlukan uji validitas skala ini agar lebih meyakinkan untuk
digunakan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji validitas konvergen Skala CCSM khususnya sub- skala personality functioning, dissociation, dan memory dengan skala lain yang memiliki konstruk
yang sama. Sub-skala personality functioning CCSM telah divalidasi dengan skala DSM-5 Level of Personality Functioning Scale: The LPFS Brief Form (LPFS-BF) 2.0. Keduanya berkorelasi secara kuat (r=0.678) dan berada dalam satu konstruk (RMSEA=0.074; SRMR=0.041; & CFI=0.951). Hasil skrining juga menunjukkan konvergensi dengan skala pembanding (η2=0.347). Sub-skala dissociation CCSM telah divalidasi dengan skala The Shutdown Dissociation Scale (Shut-D). Keduanya berkorelasi secara moderat (r=0.549) namun tidak berada dalam satu konstruk (RMSEA=0.081, SRMR=0.051; & CFI= 0.914). Hasil skrining juga menunjukkan konvergensi dengan skala pembanding (η2=0.273). Sub-skala memory CCSM telah divalidasi dengan skala Brief Assessment of Prospective Memory (BAPM). Keduanya berkorelasi secara moderat (r=0.447) dan berada dalam satu konstruk (RMSEA=0.073; SRMR=0.049; & CFI=0.901). Hasil skrining juga menunjukkan konvergensi dengan skala pembanding (η2=0.167). Untuk penelitian berikutnya dapat digunakan skala pembanding dengan model fit yang lebih baik serta memiliki nilai penormaan yang jelas.