Analisis Pengetahuan dan Sikap Wanita Hamil Terhadap Swamedikasi di Puskesmas Wilayah Kota Yogyakarta
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Swamedikasi adalah pengobatan penyakit yang diobati sendiri tanpa resep dokter. Pada wanita hamil perlu memperhatikan dengan cermat penggunaan obat saat kehamilan. Pengetahuan dan sikap yang memadai dalam penggunaan obat selama kehamilan penting untuk mengurangi risiko berbahaya bagi ibu dan janin. Tujuan: Untuk mengetahui hubungan karakteristik dengan pengetahuan dan sikap wanita hamil terhadap swamedikasi di puskesmas wilayah Kota Yogyakarta Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif analitik dengan desain cross sectional. Sampel merupakan wanita hamil yang memenuhi syarat inklusi yang berjumlah 140 sampel. Sampel diambil di Puskesmas Jetis, Puskesmas Gondomanan, Puskesmas Gondokusuman II, dan Puskesmas Umbulharjo II
menggunakan cara accidental sampling. Pengumpulan data dilakukan pada April- Juni 2024 melalui kuesioner dianalisis dengan menggunakan uji rank spearman
dan chi-square. Hasil: Karakteristik responden yaitu usia <20-30 tahun (57,9%), usia kehamilan trimester III (50%), jumlah kehamilan multigravida (57,9%), tingkat Pendidikan terakhir SD-SMA (73,6%), responden yang tidak bekerja (68,6%), pendapatan keluarga Rp. ≤ 3.000.000 (57,1%), tidak ada yang mempunyai penyakit kronis (81,4%), jarak rumah ke fasilitas kesehatan ≤2 KM (59,3%). Tingkat pengetahuan swamedikasi wanita hamil dikategorikan tinggi (60,7%) dan sikap swamedikasi wanita hamil dikategorikan positif (78,5%). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara pendidikan dan pekerjaan dengan pengetahuan swamedikasi dan antara penyakit kronis dengan sikap swamedikasi.