<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Gambaran Tingkat Kecemasan pada Peserta Didik dengan Disabilitas di SLB N 1 Bantul

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Penyandang disabilitas sering mengalami hambatan dalam menjalani kehidupan sehari-hari, yang pada akhirnya berdampak pada kesehatan mental. Rasa cemas dan gejala depresi lebih sering dialami oleh penyandang disabilitas, karena situasi hidup yang tidak sesuai harapan dapat mengganggu harga diri dan memperburuk kondisi psikologis mereka. Gejala kecemasan yang tidak tertangani, seperti rasa khawatir yang berlebihan, gelisah, dan menarik diri dari lingkungan, berpotensi berkembang menjadi gangguan psikologis yang lebih berat, salah satunya adalah depresi. Apabila depresi terjadi, maka kualitas hidup seseorang tersebut bisa jadi menurun akibat produktivitas kehidupan yang menurun pula. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian dengan metode cross sectional. Desain penelitian ini adalah kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional dan desain komparatif, yang bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat kecemasan berdasarkan jenis disabilitas, jenis kelamin, dan usia pada siswa di

SLB N 1 Bantul. Pengambilan data kuisioner menggunakan kuisioner ZSAS (Zung- Self Anxiety Rating Scale) pada peserta didik SLB N 1 Bantul.

Hasil: Berdasarkan hasil analisis yang dilakukan, didapatkan bahwa jumlah siswa yang tidak cemas memiliki presentasi yang tinggi dibandingkan siswa yang memiliki kecemasan. Didapatkan total 89.2% untuk siswa tidak cemas dan 10.8% untuk siswa dengan kecemasan ringan. Kesimpulan: Kondisi kecemasan siswa secara umum berada pada kategori normal, dengan sebagian kecil berada pada kategori kecemasan ringan, dan tidak ditemukan siswa dengan kecemasan sedang maupun berat.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By