<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Optimalisasi Biaya Terhadap Pekerjaan Soil Nailing Pada Stabilisasi Lereng (Studi Kasus : Tebing Cibeureum, Kabupaten Cianjur)

Loading...
Thumbnail Image

Date

Authors

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Lereng sebagai bagian dari permukaan bumi sering sekali terjadi kelongsoran yang disebabkan oleh berbagai faktor seperti curah hujan hingga gempa bumi, diperlukan perkuatan tanah sebagai metode untuk meningkatkan stabilitas terhadap lereng dengan salah satu metode perkuatan lereng adalah soil nailing. Namun pada saat pelaksanaan, sering sekali proyek terjadi pembengkakan biaya. Dalam penelitian ini, sebagai cara untuk mengurangi hal tersebut maka dilakukan optimalisasi biaya pada sisi material yang digunakan dengan perhitungan analisis biaya yang bertujuan untuk membandingkan alternatif material bambu dan HBSNs untuk mendapatkan opsi dalam pengurangan biaya. Perhitungan Rencana Anggaran Biaya (RAB) menggunakan acuan dari AHSP 2023 yang dikeluarkan oleh Permen PUPR hingga mendapatkan harga satuan pekerjaan dan total biaya pekerjaan. analisis yang dilakukan adalah membandingkan material baja ulir dengan alternatif material yaitu bambu dan HBSNs. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pekerjaan soil nailing material bambu mendapatkan biaya lebih murah dibandingkan dengan material baja ulir dan HBSNs dengan total biaya Rencana Anggaran Biaya (RAB) pekerjaan soil nailing material baja ulir adalah sebesar Rp9.222.450.487,00, material bambu mendapatkan total biaya Rp4.117.080.285,00 dan material HBSNs mendapatkan total biaya Rp8.951.328.066,00. Perbandingan biaya material baja ulir dan bambu adalah Rp4.641.489.234,00 dan Perbandingan biaya material baja ulir dan HBSNs adalah Rp246.474.928,00.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By