Peran Motivasi dan Dukungan Keluarga dalam Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik I
| dc.Identifier.NIM | 20711174 | |
| dc.contributor.author | Damayanti, Rizky Ayu | |
| dc.date.accessioned | 2024-06-04T04:15:50Z | |
| dc.date.available | 2024-06-04T04:15:50Z | |
| dc.date.issued | 2024 | |
| dc.description.abstract | Latar Belakang: Tuberkulosis (TB) paru merupakan salah satu fokus penanganan penyakit infeksi menular yang masih menjadi perhatian bagi penyedia layanan kesehatan di Indonesia. Banyak kasus yang masih ditemukan karena panjangnya masa pengobatan menyebabkan penderita merasa jenuh dan kurang termotivasi untuk mencapai kesembuhan. Kepatuhan minum obat diperlukan untuk menyelesaikan serangkaian proses pengobatan yang dapat dipengaruhi oleh motivasi dan dukungan keluarga yang diterima oleh pasien. Tujuan Penelitian: Untuk mengkaji bagaimana persepsi penderita tuberkulosis mengenai peran motivasi dan dukungan keluarga dalam kepatuhan minum obat di Puskesmas Ngaglik I. Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif kualitatif dengan metode in depth interview. Informan merupakan 8 penderita TB dan 1 tenaga kesehatan Puskesmas Ngaglik 1 yang diperoleh dengan purposive sampling. Analisis data wawancara dilakukan dengan open coding. Hasil: Berdasarkan data yang dikumpulkan, dampak motivasi baik yang berasal dari diri sendiri maupun dari orang lain mempengaruhi tingkat kepatuhan dalam mengonsumsi obat, terutama saat mengalami kebosanan yang dapat mengurangi motivasi untuk sembuh dengan cepat. Selain itu, dukungan keluarga dalam bentuk emosional, instrumental, informasional, dan evaluatif memiliki peran penting dalam meningkatkan semangat penderita dan memberikan rasa aman di tengah-tengah kekhawatiran selama proses pengobatan. Selain itu, upaya kerja sama dengan pemerintah dan masyarakat dalam penanganan TB dilakukan Puskesmas supaya menjangkau dan memberikan layanan secara efisiensi dan efektivitas dengan strategi baru dalam pencegahan, diagnosis, dan pengobatan TB. Kesimpulan: Peran motivasi dan dukungan keluarga memiliki dampak signifikan terhadap kepatuhan minum obat penderita TB, apalagi masih terdapat hambatan yang ditemukan, sehingga diperlukan pengetahuan kesehatan komprehensif yang melibatkan keluarga pasien dan masyarakat secara luas. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/49820 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Motivasi | en_US |
| dc.subject | Dukungan Keluarga | en_US |
| dc.subject | Kepatuhan Pengobatan | en_US |
| dc.subject | Tuberkulosis | en_US |
| dc.title | Peran Motivasi dan Dukungan Keluarga dalam Kepatuhan Minum Obat Penderita Tuberkulosis Paru di Wilayah Kerja Puskesmas Ngaglik I | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |