Perancangan Dementia Residential Care Dengan Pendekatan Healing Architecture di Yogyakarta
Loading...
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Peningkatan populasi lanjut usia dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan,
termasuk demensia, yang memengaruhi fungsi memori dan aktivitas sehari-hari. Oleh karena
itu, diperlukan pusat rehabilitasi yang dirancang khusus dengan elemen arsitektural yang
mempertimbangkan kelemahan dan kebutuhan para penderita demensia.
Perancangan Dementia Residential Care mengadopsi konsep healing architecture, yaitu
pendekatan desain yang mendukung proses terapi dan pemulihan pasien secara tidak
langsung. Fasilitas ini dirancang untuk membantu lansia penderita demensia menjalani
kehidupan yang lebih normal dan memperlambat perkembangan kondisi mereka dengan
menstimulasi fungsi kognitif melalui berbagai fasilitas yang disediakan di pusat perawatan
demensia.
Selain area hunian, desain ini juga mencakup fungsi-fungsi penunjang yang bertujuan untuk
menerapkan 'Stimulasi Terapi Kognitif'. Terapi kognitif ini dirancang untuk meningkatkan
fungsi kognitif penderita demensia, terutama Alzheimer, dengan menggunakan strategi
tertentu. Salah satu pendekatan terapi adalah melibatkan aktivitas seperti bermain,
berolahraga, dan menari, yang melibatkan interaksi sosial. Penelitian menunjukkan bahwa
aktivitas fisik dapat meningkatkan fungsi kognitif, memperbaiki kesehatan mental, pola tidur,
dan suasana hati.
Desain Dementia Residential Care ini mengadopsi prinsip healing architecture, yang adalah
konsep perancangan yang membuat lingkungan dapat mendukung proses terapi dan
pemulihan pasien secara tidak langsung. Tujuan dari fasilitas ini adalah untuk membantu
lansia dengan demensia menjalani kehidupan yang normal dan memperlambat
perkembangan penyakit mereka dengan merangsang fungsi kognitif melalui berbagai
fasilitas yang tersedia di pusat perawatan demensia ini.