Teknologi Media dan Resistensi Budaya di Kampung Adat Kuta Kabupaten Ciamis Provinsi Jawa Barat
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kampung Adat Kuta merupakan sekumpulan masyarakat yang sangat memegang teguh adat, tradisi dan budaya leluhur. Kehidupan tradisional yang dijalani menjadikan perbedaan pandangan terhadap kehadiran teknologi media, dimana terjadinya resistensi budaya terhadap teknologi media. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor apa saja dan bagaimana Kampung Adat Kuta membangun resistensi budaya terhadap teknologi media, dengan menggunakan teori resistensi budaya dan teknologi media. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan dengan menggunakan jenis penelitian kualitatif. Dengan mengumpulkan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Penelitian ini mengambil narasumber asli penduduk Kampung Adat Kuta serta penduduk yang telah keluar dari kampung tersebut. Sebagai hasil dari penelitian ini, peneliti menemukan bahwa bentuk-bentuk resistensi yang dibangun oleh masyrakat Kamapung Adat Kuta yaitu dikarenakan Kampung Adat Kuta menjadikan Karuhun sebagai penentu perilaku masyarakat untuk bepegang teguh terhadap kehidupan tradisional. Kaitannya dengan faktor yang berkontribusi dalam membangun resistensi ialah adanya nilai-nilai tradisi dan adat di semua kalangan masyarakat, sehingga masyarakat melakukan alternatif dalam kehidupan tanpa teknologi media dengan melakukan konservasi, dengan sistem teknologi, sistem pengetahuan dan sistem perkawinan yang dikaitkan dengan kehidupan tradisional. Dengan hal tersebut menjadikan kampung adat kuta membangun resistensi budaya terhadap teknologi media dan berbeda dari masyarakat pada umumnya.