Dispenser Obat Otomatis Untuk Penderita Tuberkulosis
| dc.Identifier.NIM | 16524063 | |
| dc.contributor.advisor | Yusuf Aziz Amrullah, ST, M,Sc., Ph.D. | |
| dc.contributor.author | HILMY NABIL FARROSI | |
| dc.date.accessioned | 2021-07-27T07:37:51Z | |
| dc.date.available | 2021-07-27T07:37:51Z | |
| dc.date.issued | 2021-01-29 | |
| dc.description.abstract | Kendala yang sering ditemui dalam pengobatan TB adalah kelalaian penderita dalam mengkonsumsi obat yang menyebabkan resistensi terhadap obat sehingga dibutuhkan pengawasan. Namun pengawasan yang dilakukan oleh pihak kesehatan tidak dapat berlangsung secara realtime sehingga dibutuhkan sistem yang dapat mem-backup pengawasan. Untuk mengatasi hal tersebut dibuat dispenser obat otomatis yang mampu mengingatkan jadwal minum obat, mengeluarkan obat sesuai dosis dan memberitahukan kepatuhan minum obat kepada petugas medis. Alat tersebut terdiri dari sistem elektronik untuk pengaturan jadwal dan dosis minum obat. Sistem elektronik akan mengatur jadwal dan dosis dari konsumsi obat dengan indikator alarm menyala pada saat jadwal yang telah ditentukan telah tiba. Kemudian servo akan bergerak sesuai dengan pengaturan jumlah gerakan servo. Untuk sistem mekanik digunakan untuk menampung obat dan mengeluarkan obat dari tempat penampungan dengan dorongan lengan yang digerakan oleh servo. Dari hasil pengujian didapatkan hasil percobaan ketepatan jadwal dengan indikator alarm menyala pada waktu yang ditentukan. Kemudian servo dapat menggerakan lengan pendorong obat dari tempat penampung sesuai dengan jumlah gerakan yang mewakili dosis yang telah ditentukan. Pengiriman pesan masih mengalami delay dikarenakan kekuatan sinyal dan jaringan yang tersedia tiap provider berbeda. Alat “Dispenser Obat Otomatis Untuk Penderita Tuberculosis” dapat mengirimkan pesan singkat menggunakan modul GSM secara optimal apabila pengiriman pesan dilakukan di luar ruangan. Pemilihan provider mempengaruhi kekuatan sinyal serta delay dalam pengiriman pesan. Alat “Dispenser Obat Otomatis Untuk Penderita Tuberculosis” dicetak menggunakan printer 3D dengan pemilihan bahan plastik PLA. Kualitas dan tingkat kepresisian hasil cetakan mempengaruhi gerakan mekanisme dari alat. Segala fungsi yang dilakukan oleh alat “Dispenser Obat Otomatis Untuk Penderita Tuberculosis” menggunakan unit mikrokontroler Arduino. | en_US |
| dc.identifier.uri | https://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30922 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Tuberculosis | en_US |
| dc.subject | Pengobatan | en_US |
| dc.subject | Pelaporan | en_US |
| dc.subject | Program | en_US |
| dc.title | Dispenser Obat Otomatis Untuk Penderita Tuberkulosis | en_US |