<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Redesain Tata Letak Toko Ritel menggunakan Perbandingan Algoritma Apriori dan Fp- Growth

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Usaha ritel di Yogyakarta dihadapkan pada tantangan penyesuaian tata letak fasilitas. Tanpa didasari preferensi konsumen yang jelas, perubahan layout yang terus menerus malah menyebabkan ketidak nyamanan dan keluhan konsumen. Studi ini bertujuan untuk mengatasi masalah tersebut dengan merancang tata letak fasilitas baru yang selaras dengan pola pembelian konsumen. Untuk mencapai tujuan tersebut, metode association rules digunakan untuk mengidentifikasi item yang sering dibeli bersama. Dalam penelitian ini juga dilakukan perbandingan Algoritma Apriori dan FP – Growth untuk melihat kecocokan kasus dan memprosesnya menggunakan WEKA (Waikato Environment for Knowledge Analysis), kemudian hasilnya nanti akan dieksekusi dengan ARC (Activity Relation Chart) untuk membuat usulan tata letak yang lebih efisien dan strategis berdasarkan pola pembelian yang teridentifikasi. Dari hasil pengolahan data dengan threshold sebesar 0.01 dan 0.3 untuk masing – masing min support dan min confidence didapatkan temuan yang serupa dari kedua algoritma. Namun, FP – Growth memiliki keunggulan dari kuantitas dengan menghasilkan sebesar 15 aturan dan nilai support yang lebih tinggi. Kemudian dapat disimpulkan FP-Growth sebagai dasar, perancangan tata letak baru mengusulkan reposisi strategis produk sarapan, minuman, dan kebersihan untuk alur belanja yang lebih baik, serta pengelompokan produk dairy, ready to eat, dan instant beverage karena asosiasi kuat. Tata letak baru ini, yang juga memperhatikan regulasi keamanan pangan BPOM, bertujuan meningkatkan pengalaman belanja, mendukung strategi pemasaran, dan berkontribusi pada peningkatan penjualan toko secara keseluruhan.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By