<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengetahuan dan Sikap Apoteker Komunitas terhadap Kesehatan Mental di Wilayah Kecamatan Ngaglik dan Ngemplak Kabupaten Sleman

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Latar Belakang: Apoteker komunitas adalah tenaga kesehatan yang paling mudah diakses oleh masyarakat. Peran apoteker komunitas sebagai tenaga kesehatan sangat penting dalam mendukung manajemen pengobatan pasien gangguan mental. Namun, keterbatasan pengetahuan dan sikap negatif terhadap isu kesehatan mental menjadi salah satu alasan mengapa peran tersebut belum dapat dilakukan apoteker. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui korelasi antara pengetahuan dan sikap apoteker komunitas terhadap kesehatan mental. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif observasional dengan desain Cross-Sectional. Pengolahan data menggunakan analisis univariat, bivariat dengan uji korelasi spearman dan chi-square, analisis multivariat dengan uji regresi logistik. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan apoteker yaitu 65,82 (SD±6,58) dan rata-rata skor sikap yaitu 41,48 (SD±5,23). Faktor-faktor yang memengaruhi pengetahuan apoteker yaitu pendidikan (p=0,002) dan pelatihan (p=0,003). Faktor-faktor yang memengaruhi sikap yaitu pengetahuan (p=0,032) dan pengalaman pribadi (p=0,005). Terdapat korelasi antara skor pengetahuan dan sikap apoteker (p<0,001, r=0,567). Kesimpulan: Sebagian besar apoteker memiliki pengetahuan cukup dan sikap positif terhadap kesehatan mental. Faktor-faktor yang mempengaruhi pengetahuan tersebut diantaranya pendidikan dan pelatihan. Faktor-faktor yang mempengaruhi sikap yaitu pengetahuan dan pengalaman pribadi. Terdapat korelasi positif antara pengetahuan dan sikap apoteker.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By