Pengaruh Lama Waktu Smartphone Screentime dan Aktivitas Fisik Terhadap Indeks Massa Tubuh pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia Angkatan 2019
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Sebanyak 13,5% orang dewasa usia 18 tahun keatas di Indonesia mengalami kelebihan berat badan dan 28,7% mengalami obesitas. Gaya hidup sedentari meningkat hingga 70% seiring dengan perkembangan ekonomi suatu negara. Indonesia menjadi negara kelima dengan jumlah mahasiswa terbanyak di dunia. Mahasiswa cenderung memiliki aktivitas fisik terbatas karena kesibukannya, Kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko timbulnya suatu penyakit. Rata-rata penggunaan smartphone adalah 8 jam setiap harinya dan termasuk penggunaan tertinggi secara global. Hal ini akan memicu gaya hidup sedentari terutama pada mahasiswa yang banyak menggunakan smartphone untuk kepentingan hiburan, sosial, dan pendidikan. Tujuan Penelitian: Mengetahui ada tidaknya pengaruh dari lama waktu smartphone screentime dan aktivitas fisik terhadap indeks massa tubuh pada mahasiswa Fakultas Kedokteran UII angkatan 2019 Metode Penelitian: Jenis penelitian yang menggunakan penelitian observasional analitik dengan cross-sectinal study. Penelitian ini dilakukan dengan mengukur berat badan dan tinggi badan secara langsung kepada subjek lalu membagikan kuesioner IPAQ dan screenshoot smartphone screentime pada pengaturan smartphone masing-masing secara online dengan google form kepada mahasiswa/i Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia angkatan 2019 dengan minimal jumlah sampel yang diperoleh sebanyak 90 orang. Hasil: Dari 95 responden yang dianalisis, mayoritas penggunaan smartphone screentime kategori tinggi sebanyak 61 orang (64,2%), aktivitas fisik rendah sebanyak 44 orang (46,3%), dan Indeks Massa Tubuh (IMT) kategori normal sebanyak 62 orang (65,3%). Setelah di analisis dengan uji Chi-Square didapatkan tidak ada hubungan smartphone screentime dan aktivitas fisik dengan IMT. Kesimpulan: Tidak terdapat pengaruh dari lama waktu smartphone screentime dan aktivitas fisik terhadap IMT pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Indonesia angkatan 2019.