Perancangan Ulang Tata Letak dan Perbaikan Kondisi Kerja untuk mereduksi Margin Kerja Section Cabinet Side Up (Studi Kasus: PT. Yamaha Indonesia)
Loading...
Files
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
Universitas Islam Indonesia
DOI
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengurangi margin kerja pada kelompok kerja Cabinet Side UP
di PT. Yamaha Indonesia. Berdasarkan hasil Work Sampling selama 2 hari, diketahui bahwa
pekerjaan utama memiliki persentase sebesar 75%, sedangkan margin kerja sebesar 25%.
Penentuan margin kerja yang perlu dikurangi didasarkan pada margin kerja dengan persentase
tertinggi sehingga terpilihlah margin kerja handling yang secara rinci tercatat sebesar 2,60%,
dengan 19 kejadian dan total waktu 95 menit dan juga bersih-bersih lingkungan dengan margin
sebesar 0,91% atau 35 menit. Berdasarkan hasil Risk Priority Number (RPN) dari diagram
Fishbone, penyebab utama dari besarnya handling adalah lokasi area transit yang jauh dari
lantai produksi yang memiliki nilai RPN sebesar 216. Sementara itu, tingginya margin bersih-
bersih dipicu oleh akumulasi debu dari proses chipping di mesin Table Circular Saw Side Base
yang tidak memiliki penutup pada bagian penampung debunya dengan nilai RPN sebesar 180.
Oleh karena itu, dilakukan perancangan ulang tata letak menggunakan metode Systematic
Layout Planning (SLP) dan algoritma CORELAP berdasarkan Total Closeness Rating (TCR)
untuk mengurangi waktu handling material. Tata letak usulan memindahkan area transit lebih
dekat ke lantai produksi. Selain itu, solusi teknis berupa penutup penampung debu juga
diterapkan untuk mengurangi frekuensi bersih-bersih area kerja. Hasil dari penelitian ini berupa
waktu handling harian yang menurun dari 34 menit menjadi 12 menit dengan penghematan
sebesar 63% dan durasi bersih-bersih berkurang dari 20 menit menjadi 15 menit yang
berkontribusi sebesar 25%. Kedua perbaikan ini meningkatkan proporsi pekerjaan utama
menjadi 77%, mendekati target perusahaan.