<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Perbandingan Produktivitas tenaga Kerja Pekerjaan Pasangan Bata Merah dan Batako pada Proyek Konstruksi

dc.Identifier.NIM13511219
dc.contributor.advisorAlbani Musyafa'
dc.contributor.author13511219 Deby Putra Adinegoro
dc.date.accessioned2021-07-05T02:14:08Z
dc.date.available2021-07-05T02:14:08Z
dc.date.issued2020
dc.description.abstractProduktivitas adalah salah satu aspek penting yang harus diperhatikan dalam suatu pekerjaan, terutama dalam sebuah pekerjaan konstruksi. Untuk mencapai ketepatan biaya dan waktu produktivitas kerja merupakan hal yang sangat penting. Analisis produktivitas juga digunakan untuk meminimalisir suatu biaya konstruksi yang berlebihan. Dalam pekerjaan pemasangan dinding menggunakan bata merah dan pekerjaan dinding menggunakan batako harus dilakukan secara optimal agar biaya yang dikeluarkan tidak berlebihan dan hasil yang didapatkan juga maksimal. Metode yang digunakan dalam menganalisis perbandingan produktivitas tenaga kerja pekerjaan dinding pasangan bata dan batako adalah dengan perhitungan manual menghitung luasan volume pekerjaan dinding yang dilakukan pada pukul 08.00-16.00 WIB, serta menghitung biaya pekerjaan dalam 1 m2. Data yang nantinya didapatkan akan diolah untuk mencari nilai perbandingan produktivitas perkerjaan pemasangan dinding bata merah dan batako yaitu biaya yang dibutuhkan mulai dari material hingga tenaga kerja serta tingkat keproduktivitasan luasan pekerjaan yang didapat perharinya. Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan didapat total biaya yang diperlukan dalam pekerjaan pemasangan dinding batako lebih besar yaitu sebesar Rp.227.907,00/m2, sedangkan untuk biaya pekerjaan pemasangan dinding bata merah yaitu sebesar Rp.164.280,00/m2. Berdasarkan waktu kerja diperoleh produktivitas rata-rata pekerjaan dinding bata merah sebesar 8,77 m2/hari dan 1,25 m2/jam dengan jam kerja efektif yaitu 7 jam. Sedangkan waktu kerja diperoleh produktivitas rata-rata pekerjaan dinding batako sebesar 15,27 m2/hari dan 2,18 m2/jam. Dari hasil tersebut, maka produktivitas pekerjaan pasangan dinding batako memiliki selisih 0,93 m2/jam lebih cepat tetapi memiliki selisih biaya lebih besar Rp.63.627/m2 dibandingkan dengan pasangan dinding bata merah. Berdasarkan koefisien produktivitas rata-rata tenaga kerja pekerjaan bata merah dilapangan didapatkan perbedaan lebih besar di lapangan dibandingkan dengan yang ada pada SNI.en_US
dc.identifier.urihttps://repository.uii.ac.id/handle/123456789/30007
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectProduktivitasen_US
dc.subjectPemasangan dindingen_US
dc.subjectTenaga kerjaen_US
dc.subjectBiaya konstruksien_US
dc.titleAnalisis Perbandingan Produktivitas tenaga Kerja Pekerjaan Pasangan Bata Merah dan Batako pada Proyek Konstruksien_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
13511219 Deby Putra Adinegoro.pdf
Size:
5.12 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: