<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Perbandingan Respon Struktur Gedung dengan dan Tanpa Basement Terhadap Variasi Ketinggian Lantai

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Indonesia merupakan wilayah dengan aktivitas seismik yang tinggi karena berada di pertemuan tiga lempeng tektonik utama, yaitu Lempeng Eurasia, Lempeng Indo-Australia, dan Lempeng Pasifik. Oleh karena itu, perancangan bangunan tahan gempa menjadi aspek penting untuk meminimalkan potensi kerusakan akibat gempa bumi. Salah satu faktor yang memengaruhi respons struktur terhadap gempa adalah keberadaan Basement dan jumlah lantai. Basement berperan dalam meningkatkan kekakuan bangunan, yang berdampak pada distribusi gaya gempa dan deformasi struktur. Selain itu, jumlah lantai turut memengaruhi karakteristik dinamik bangunan, termasuk periode fundamental serta besarnya gaya geser dasar saat terjadi gempa. Penelitian ini berfokus pada analisis respons struktur gedung terhadap variasi ketinggian lantai dengan dua kondisi utama, yaitu dengan Basement dan tanpa Basement, serta meninjau pengaruh variasi ketinggian lantai yaitu 5 lantai, 7 lantai, 10 lantai dan 15 lantai terhadap gaya geser dasar, simpangan antar lantai, dan elemen struktur. Penelitian ini menggunakan analisis Statik Ekivalen Dan Respon Spektrum yang mengikuti pedoman SNI 1726-2019 dan SNI 1727-2020. Penelitian ini menganalisis pengaruh keberadaan basement terhadap perilaku seismik terhadap struktur gedung dengan variasi ketinggian 5, 7, 10, dan 15 lantai menggunakan metode respons spektrum. Hasil menunjukkan bahwa bangunan dengan basement memiliki gaya geser dasar dan gaya geser dinamik yang besar dibandingkan tanpa basement akibat massa yang berat dan kekakuan yang lebih tinggi, yang menunjukkan bahwa basement berpengaruh untuk meningkatkan kekakuan struktur. Analisis juga mengungkap bahwa basement meningkatkan kekakuan pada lantai rendah (lantai 1 dan 2), serta mengurangi simpangan secara menyeluruh, terutama pada bangunan bertingkat tinggi. Pada elemen struktur, keberadaan basement memengaruhi nilai momen lentur (Mu) dan gaya geser (Vu) balok yang berbeda tergantung jumlah lantai. Hal ini menunjukkan bahwa basement tidak hanya memperkuat struktur, tetapi juga membantu mengurangi beban gempa secara menyeluruh ke seluruh kolom.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By