Implementasi Google Classroom sebagai Media Pembelajaran dalam Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTSN 9 Sleman
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Perkembangan zaman yang serba canggih menuntut guru untuk bisa menyesuaikan dengan keadaan yaitu bisa memanfaatkan teknologi informasi dan diterapkan pembelajaran salah satunya yaitu penggunaan media dalam pembelajaran. Pemanfaatan internet bisa digunakan sebagai media pembelajaran salah satunya yaitu penggunaan google classroom hal tersebut di latarbelakangi oleh Pelaksanaan
Pembelajaran Jarak Jauh selama pendemi COVID-19 dengan memanfaatkan e- learning berupa google classroom. Sejarah Kebudayaan Islam adalah mata pelajaran
yang membutuhkan media yang beragam agar siswa memahami materi yang telah disampaikan oleh guru. Tujuan dari penelitian ini yaitu mendiskripsikan pembelajaran menggunakan google classroom sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTSN 9 Sleman dan menganalisis hasil implementasi google classroom sebagai media pembelajaran dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam di MTSN 9 Sleman. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan dalam penelitian ini yaitu guru Sejarah Kebudayaan Islam dan beberapa siswa kelas VII dan VIII. Hasil Penelitian yang dilakukan peneliti menyimpulkan bahwa implementasi google classsroom sebagai media pembelajaran yaitu sebagai penghubung antara guru dan siswa selama Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan substitusi pembelajaran di kelas yang bisa dimanfaatkan secara maksimal oleh guru dan siswa. Hasil Implementasi google classroom sebagai media pembelajaran yaitu berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, Hasil implementasi google classroom sebagai media pembelajaran yaitu berpengaruh terhadap hasil belajar siswa, hal tersebut dipengaruhi oleh lingkungan yaitu orang tua siswa yang bekerja sehingga tidak ada yang mengawasi, banyaknya tugas dari mata pelajaran yang lain, dan siswa mengalami kejenuhan atau bosan karena kurangnya interaksi antar siswa bahkan guru.