<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Usulan Penjadwalan Proyek dengan Menggunakan Precedence Diagram Method (PDM) Guna Menekan Biaya Produksi (Studi Kasus pada PT. Obor Sewu Mandiri)

dc.Identifier.NIM01522231
dc.contributor.advisorTauflq Immawan
dc.contributor.authorIka Fithriyati Hakim, 01522231
dc.date.accessioned2020-09-30T06:49:23Z
dc.date.available2020-09-30T06:49:23Z
dc.date.issued2006
dc.description.abstractProduk yang dihasilkan oleh PT. Obor Sewu Mandiri sebagian besar adalali mempakan pesanan salah satunya produk LKS, sehingga perencanaan produksi dan scheduling membawa peranan penting dari proses produksi tersebut disamping pengawasan kualitas produk itu sendiri. Metode Precedence Diagram (PDM) mempakan salah satu sarana untuk dapat mengoptimalkan perencanaan penjadwaian aktifitas proyek dengan tujuan meminimalkan durasi proyek dengan kemungkinan penyusunan jadwal secara tumpang tindih dalam artian satu kegiatan dapat dimulai tanpa menunggu kegiatan sebelumnya selesai. Penelitian ini dilakukan untuk menghitung apakah waktu tender yang diberikan konsumen dapat terpenuhi, serta menentukan harga termurah sehingga pemsahaan mendapatkan keselumhan tender. Karena ketepatan penyerahan, kualitas produk serta harga yang murah mempakan syarat penting dalam mendapatkan tender.Dari perhitungan pengamatan wakm kerja tiap-tiap deskripsi pekerjaan maka didapat hasil waktu standar yang dibutuhkan pemsahaan untuk menghasilkan satu judul (5000 eksemplar) LKS adalah 1.462 nienit, ini berarti pemsahaan membutuhkan 125 hari untuk menyelesaikan keselumhan tender sehingga rnengakibatkan keterlambatan sebesar 35 hari. Dengan metode PDM pemsahaan hanya membutuhkan waktu sesebar 1.142 menit untuk pembuatan satu judul (5000 ekseniplar) LKS, sehingga dengan metode ini pemsahaan dapat memnpersingkat waktu sebesar 320 menit. Dengan penjadwaian ini, dalam memenuhi tender pemsahaan membutuhkan pekerja lembur yang berarti pemsahaan hams mengeluarkan biaya ekstra (upali lembur). Upah lembur dikeluarkan menurut jam lembur yang ada, semakin banyak jamlembur yang dilakukan maka akan semakin besar upah lembur yang hams dikeluarkan dan ini berarti akan semakin melambungkan harga produk. Dari perhitungan menurut dua metode berbeda: perkiraan pemsahaan harga 1 eksemplar LKS adalah Rp. 988,95 sedang dengan PDM harga per ekseniplar LKS diperkirakan Rp. 977,05. sehingga dengan PDM harga LKS pereksemplar dapat ditekan sebesar Rp. 11, 90.en_US
dc.identifier.urihttp://repository.uii.ac.id/handle/123456789/24283
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectUsulan Penjadwalan Proyeken_US
dc.subjectPrecedence Diagram Method (PDM)en_US
dc.subjectGuna Menekan Biaya Produksien_US
dc.subjectStudi Kasus pada PT. Obor Sewu Mandirien_US
dc.titleUsulan Penjadwalan Proyek dengan Menggunakan Precedence Diagram Method (PDM) Guna Menekan Biaya Produksi (Studi Kasus pada PT. Obor Sewu Mandiri)en_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
01522231 Ika Fithriyati Hakim.pdf
Size:
7.79 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: