Evaluasi Kerentanan Gedung Sarjana Terapan Fakultas Bisnis dan Ekonomi Universitas Islam Indonesia dengan Metode Floor Spectral Ratio (FSR) dari Data Mikrotremor
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Letak geografis Indonesia berada di wilayah Ring of Fire yang merupakan daerah pertemuan lempeng tektonik yang menjadikan wilayah yang terlewati sering mengalami gempa bumi. Pada tahun 2006 yang terjadi di Kabupaten Bantul, DIY menimbulkan berbagai kerusakan bangunan dan korban jiwa. Penelitian ini dilakukan pada Gedung Sarjana Terapan FBE UII yang berdiri sejak tahun 2002. Gedung ini terdiri dari 2 blok yang memiliki 4 lantai dan terdapat semi basement. Metode Floor Spectral Ratio (FSR) akan memberikan informasi terkait tingkat kerentanan bangunan dari data mikrotremor. Adapun tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui nilai frekuensi natural bangunan (fb), resonansi (%), indeks kerentanan bangunan (K), letak tingkat indeks kerentanan bangunan paling tinggi, dan perbandingan indeks kerentanan pada Gedung Sarjana Terapan FBE UII dengan data sekunder gedung FTI UII ditinjau dari usia bangunan. Penelitian ini dilakukan pada 20 titik dalam gedung dan 2 titik diluar gedung dengan interval waktu ±30 menit. Didapatkan grafik frekuensi dari alat mikrotremor dan diolah menggunakan software geopsy untuk mengetahui nilai frekuensi natural bangunan dan amplitudo. Pengolahan dilakukan dengan analisis dan perhitungan metode Floor Spectral Ratio (FSR). Rata – rata nilai frekuensi natural bangunan sebesar 2,95 Hz, nilai indeks resonansi bangunan sebesar 14,34%, nilai indeks kerentanan bangunan sebesar 16,14 m/s2
, Sehingga Gedung Sarjana Terapan FBE UII dikategorikan aman. Pada lantai 3 perlu diwaspadai karena memiliki nilai kerentanan lebih besar. Dari perbandingan data primer dan sekunder, kedua gedung untuk rata – rata kerentanan bangunan dikategorikan aman. Namun untuk perbandingan setiap lantai terdapat perbedaan dimana nilai kerentanan bangunan pada lantai basement Gedung FTI UII dikategorikan tidak aman.