<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Menulis Ekspresif Untuk Menurunkan Prolonged Grief Disorder Pada Wanita Yang Kehilangan Keluarga Terdekat Karena Kematian

Loading...
Thumbnail Image

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Prolonged grief disorder adalah kondisi kedukaan yang berlangsung dalam intensitas waktu lebih dari enam bulan yang mempengaruhi keadaan fisik, emosional, psikologis dan perilaku serta keberfungsian sehari-hari. Gangguan ini memiliki efek yang lebih besar pada wanita yang cenderung menunjukkan reaksi emosi (intuitive grief) ketika mengalami kedukaan. Salah satu metode intervensi yang dapat digunakan untuk mengatasi gangguan ini adalah menulis ekspresif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas menulis ekspresif untuk menurunkan prolonged grief disorder pada wanita yang kehilangan keluarga terdekat karena kematian. Desain penelitian ini adalah single-subject design dengan jumlah subjek sebanyak satu orang (N=1). Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan alat ukur Inventory of Complicated Grief, wawancara, observasi dan hasil tulisan subjek selama sesi terapi. Hasil penelitian berupa analisis visual grafik, menunjukkan penurunan skor skala sebanyak tujuh hingga delapan angka setelah diberikan terapi menulis ekspresif. Setelah intervensi, subjek juga dapat menunjukkan perubahan emosi, kognitif, perilaku dan keberfungsian sehari-hari. Oleh karena itu, dapat disimpulkan bahwa menulis ekspresif dapat digunakan sebagai salah satu metode untuk menurunkan prolonged grief disorder.

Description

Citation

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By