Penurunan Kadar Logam Berat Kadmium (Cd) di dalam Air menggunakan Adsorben Kulit Durian
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Kadmium (Cd) merupakan logam berat berbahaya yang tidak dapat terurai secara alami dan cenderung terakumulasi di lingkungan perairan. Salah satu metode yang efektif untuk mengurangi kadar Cd dalam air adalah proses adsorpsi menggunakan karbon aktif, yang bekerja melalui ikatan antara ion logam dan gugus fungsi aktif pada permukaan padat. Kulit durian memiliki potensi sebagai bahan dasar adsorben karena kandungan lignoselulosa dan karbonnya yang tinggi, serta dapat dimodifikasi menjadi karbon aktif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas dan menentukan kondisi optimum adsorpsi ion Cd2+ dalam air menggunakan kulit durian, serta mengevaluasi perubahan karakteristik adsorben setelah dimodifikasi dengan asam humat. Proses adsorpsi dilakukan dengan metode batch melalui variasi pH, waktu kontak, dan konsentrasi larutan. Analisis FTIR menunjukkan terbentuknya gugus fungsi baru akibat perlakuan dengan asam humat, menandakan adanya transformasi kimia pada permukaan adsorben. Sementara itu, hasil SEM menunjukkan rongga dan pori-pori yang bervariasi yang mendukung proses adsorpsi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas maksimum adsorpsi mencapai 9,30 mg/g pada konsentrasi 60 ppm, dengan kondisi optimum pada pH 5, waktu kontak 240 menit dan konsentrasi awal 10 ppm. Proses adsorpsi mengikuti isoterm langmuir dan kinetika adsorpsi mengikuti kinetika orde dua. Namun, modifikasi dengan asam humat justru menurunkan efisiensi adsorpsi 5% dengan nilai 33,73%.