<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Analisis Persepsi Terhadap Kekerasan (Bullying) dan Balas Dendam dalam Serial Drama Korea “The Glory”

Loading...
Thumbnail Image

Date

Journal Title

Journal ISSN

Volume Title

Publisher

Universitas Islam Indonesia

DOI

Abstract

Kekerasan adalah bentuk Tindakan menyakiti seseorang yang berakibat timbulnya rasa sakit baik secara fisik maupun psikis. Kekerasan di lingkungan pendidikan saat ini menjadi isu sosial penting di Korea Selatan karena berkaitan dengan bullying. Bullying yaitu kekerasan yang berhubungan dengan penindasan kepada orang lain baik secara verbal, fisik, seksual dan psikis. Penyebab terjadinya bullying adalah gender, ras, disabilitas, dan kelas sosial. Drama The Glory salah satu drama yang mengangkat kisah nyata isu kekerasan dan bullying yang ada di Korea Selatan khususnya lingkungan sekolah. Dengan ini, peneliti ingin mengetahui bagaimana persepsi responden terhadap kekerasan (bullying) dan balas dendam dalam serial drama Korea The Glory. Jenis penelitian ini yaitu kualitatif deskriptif dengan teori pendekatan analisis persepsi khalayak dengan wawancara mendalam bersama tujuh responden yang dipilih menggunakan Teknik purposive sampling. Responden yang dibutuhkan yaitu berusia 21 sampai 27 tahun, berjenis kelamin Perempuan, sudah menonton full drama Korea “The Glory” dari season 1 sampai 2, dan yang sudah mengikuti drama Korea lebih dari 5 tahun. Hasil penelitian ini menunjukkan adanya beberapa faktor yang mempengaruhi persepsi terhadap kekerasan (bullying) dan balas dendam dalam serial drama Korea The Glory yaitu faktor pengalaman dan faktor psikologis. Selain itu, terdapat empat jenis kekerasan yang ada didalam drama Korea The Glory yaitu kekerasan fisik, kekerasan seksual, kekerasan psikologis dan kekerasan ekonomi. Keempat kekerasan tersebut dapat dilihat melalui scene-secene yang ada didalam drama tersebut. Kesimpulannya, persepsi dari ketujuh responden menyatakan kekerasan yang ada didalam drama sangat parah, sadis, dan diluar nalar yang dapat membuat trauma serta meninggalkan bekas baik secara fisik maupun psikis pada seseorang sehingga dapat menyebabkan terjadinya balas dendam.

Description

Citation

Collections

Endorsement

Review

Supplemented By

Referenced By