Pengaruh Konsentrasi Nikotin pada Penggunaan Vapor Terhadap Gambaran Histomorfologi Alveolus Tikus Jantan Strain Wistar
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Vapor atau rokok elektrik menggunakan likuid bernikotin sebagai media penghasil asapnya. Nikotin terinhalasi secara dose-dependent ternyata berdampak pada penurunan fungsi respirasi paru-paru karena kerusakan struktur alveolus akibat keadaan stress oksidatif. Tujuan Penelitian: Tujuan penelitian ini adalah mengetahui pengaruh konsentrasi nikotin pada penggunaan vapor terhadap gambaran alveolus tikus jantan strain wistar Metode Penelitian: 28 buah bahan biologi tersimpan yaitu preparat paru-paru tikus yang dibagi kedalam 4 kelompok yaitu: normal (K), nikotin 0 mg (V0), nikotin 6 mg (V6), dan nikotin 12 mg (V12). Pengamatan deskriptif meliputi perubahan struktur sel alveolus tipe I, gambaran proliferasi sel alveolus tipe II, ada tidaknya makrofag alveolus dan serbukan sel radang. Pengamatan kualitatif menggunakan skoring derajat kerusakan melalui indikator-indikator tertentu. Hasil: Hasil pengamatan deskriptif didapatkan adanya proliferasi sel alveolus tipe II dan serbukan neutrofil pada seluruh kelompok intervensi. Pada pengamatan kualitatif didapatkan dampak kerusakan alveolus secara dose-dependent. Analisis komparatif didapatkan bermakna (p=0,006) dan uji post hoc bermakna pada kelompok kontrol dan nikotin 0 mg dibandingkan dengan kelompok nikotin 12 mg. Kesimpulan: Pemberian paparan berbagai konsentrasi nikotin dalam asap vapor berpengaruh terhadap perubahan histomorfologi alveolus tikus jantan strain wistar secara dose-dependent.