Perancangan Stasiun Baru Kedundang Kulon Progo dengan Pendekatan Arsitektur Ikonik
Date
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Jarak YIA yang relatif jauh dari Kota Yogyakarta menyebabkan diperlukannya moda transportasi yang efisien. Kereta api menjadi pilihan moda transportasi utama karena cepat dan bebas hambatan sehingga dapat mengurangi waktu tempuh. Kereta api membutuhkan stasiun dalam operasionalnya dan Stasiun Kedundang merupakan stasiun terdekat. Sehingga diperlukan peningkatan peran & fungsi Stasiun Kedundang sebagai stasiun transit penghubung YIA. Kegiatan transit erat kaitannya dengan keterbatasan waktu dan kecepatan. Waktu berhenti kereta api di stasiun terbatas hanya 3 menit saja sehingga penumpang dituntut untuk cepat. Masalah waktu yang terbatas dan kecepatan mengakibatkan penumpang kesulitan dalam mengidentifikasi sampai di stasiun mana ia saat ini ditambah gaya bangunan stasiun di Indonesia yang tipikal. Perancangan menghasilkan Stasiun Baru Kedundang yang ikonik dimana peran & fungsinya telah ditingkatkan sebagai stasiun transit berdasarkan Buku Pedoman Standarisasi Stasiun 2012 PT. KAI dan traffic KA dengan total 38 pemberhentian dan keberangkatan. Ikonik dicapai melalui elemen-elemen struktural yang terekspos sekaligus membentuk elemen arsitektural dengan skala yang besar dan merepresentasikan kondisi khas alam Kulon Progo sehingga menghasilkan bangunan yang memiliki daya tarik visual dan memiliki keunikan tersendiri. Kata kunci: Stasiun, Kedundang, Stasiun Transit, Arsitektur Ikonik