Karakteristik Kasus Pasien Rujukan Non Spesialistik di Puskesmas Secang I, Kabupaten Magelang
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Latar Belakang: Sistem rujukan pelayanan kesehatan adalah penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang mengatur pelimpahan tugas dan tanggung jawab pelayanan kesehatan secara timbal balik baik vertikal maupun horizontal. Dalam melaksanakan rujukan, puskesmas berfungsi sebagai gatekeeper atau Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FTKP). Berdasarkan data BPJS, pada tahun 2014 persentase puskesmas yang melakukan rujukan ke rumah sakit tercapai 55%, dalam hal ini berarti puskesmas gagal menjadi tempat pelayanan penyakit tingkat dasar. Hasil penilaian dan pemantauan yang dilakukan oleh BPJS Kesehatan, semua pasien yang dirujuk di rumah sakit 63,8% dari mereka sakit tanpa rujukan, yang berarti harus ditangani oleh Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Tujuan Penelitian: Mengetahui karakteristik kasus pasien non spesialistik yang dirujuk di Puskesmas Secang I, Kabupaten Magelang Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dengan wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi untuk mengamati secara langsung pelayanan kesehatan di Puskesmas Secang I Hasil Penelitian: Pelaksanaan rujukan di Puskesmas Secang I secara keseluruhan sudah terlaksana dengan baik. Rujukan Non spesialistik berada di angka 0,03% menunjukkan puskesmas memenuhi komitmen dalam pelayanan kesehatan. Kasus rujukan terbanyak yang dirujuk adalah Diabetes Miletus tipe 2 dengan komplikasi dikarenakan pasien yang sudah menunjukkan adanya keterlibatan organ lain akibat diabetes yang memberat. Simpulan: Rujukan non spesialistik di Puskesmas Secang I dipengaruhi oleh beberapa faktor, seperti kemampuan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana, pedoman undang-undang, serta komitmen dengan BPJS. Faktor lain yang juga berpengaruh adalah tenaga kesehatan kurang memahami kode ICD-10 sehingga sering terjadi kesalahan input data.