Perbandingan Alat Pemanen Padi menggunakan Metode Craig Harris
Files
Date
Authors
Journal Title
Journal ISSN
Volume Title
Publisher
DOI
Abstract
Sektor pertanian memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun tantangan seperti kerugian hasil panen dan keterbatasan lahan masih menjadi hambatan utama, terutama di wilayah seperti Sleman. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan produktivitas tiga jenis alat pemanen padi, yaitu sabit (alat konvensional), combine harvester, dan mini combine harvester menggunakan metode Craig Harris, menganalisis faktor yang mempengaruhi produktivitas dan membandingkan kinerja alat pemanen padi. Metode ini dipilih karena mampu mengukur produktivitas total berdasarkan input tenaga kerja, modal, bahan baku, dan input lainnya. Penelitian dilakukan melalui wawancara dan observasi terhadap petani di Sleman. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa pada lahan menengah 5.000m2, mini combine harvester memberikan kinerja terbaik dalam hal efisiensi tenaga kerja, biaya operasional, dan produktivitas total dibandingkan dua alat lainnya. Combine harvester lebih optimal digunakan pada lahan luas, namun tidak efisien di lahan sempit karena ukuran dan biayanya. Sementara itu, sabit unggul dari sisi keterjangkauan, tetapi memiliki produktivitas yang rendah dan rentan menyebabkan kehilangan hasil panen. Dari hasil analisis, mini combine harvester menjadi solusi untuk meningkatkan produktivitas pertanian pada lahan terbatas. Penelitian ini memberikan rekomendasi untuk mendorong penerapan teknologi panen yang lebih efisien, ekonomis, dan selaras dengan kondisi geografis maupun kemampuan ekonomi petani skala kecil di Indonesia.