Eksplorasi Blockchain, Smart Contract, dan IPFS Untuk pengembangan Sistem Kependudukan Terdesentralisasi
| dc.Identifier.NIM | 20523182 | |
| dc.contributor.author | Jakaria, Satria Avecinna Azzra | |
| dc.date.accessioned | 2026-05-29T02:38:53Z | |
| dc.date.available | 2026-05-29T02:38:53Z | |
| dc.date.issued | 2026 | |
| dc.description.abstract | Penelitian ini mengeksplorasi potensi pemanfaatan teknologi blockchain beserta ekosistem pendukungnya, yaitu smart contract dan InterPlanetary File System (IPFS), dalam konteks pengelolaan data kependudukan dengan studi kasus layanan administrasi kependudukan di tingkat kalurahan. Eksplorasi ini dilatarbelakangi oleh karakteristik sistem kependudukan konvensional yang masih bersifat terpusat, bergantung pada proses verifikasi manual, serta memiliki keterbatasan dalam aspek transparansi, keterlacakan, dan pengelolaan data digital yang aman. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak dengan model pengembangan Waterfall yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan arsitektur, implementasi purwarupa, dan pengujian. Sistem dikembangkan dalam bentuk aplikasi terdesentralisasi (decentralized application/dApp) untuk mengkaji bagaimana smart contract dapat digunakan sebagai mekanisme pencatatan transaksi, pengendalian akses berbasis peran, serta pengelolaan alur verifikasi berlapis. Penyimpanan dokumen kependudukan dilakukan secara off-chain menggunakan IPFS, dengan Content Identifier (CID) dicatat pada blockchain guna mengevaluasi integritas dan keterhubungan data antara lapisan on-chain dan off-chain. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mekanisme pengajuan permohonan, verifikasi bertingkat oleh kalurahan dan Dukcapil, serta penyimpanan dan pengambilan dokumen terenkripsi melalui IPFS dapat dijalankan secara konsisten sesuai dengan rancangan. Selain itu, pencatatan event on-chain memungkinkan terbentuknya jejak audit digital yang transparan dan tidak dapat dimodifikasi. Temuan ini memberikan gambaran empiris mengenai karakteristik teknis, performa, serta implikasi penerapan arsitektur terdesentralisasi dalam konteks layanan publik. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi awal dalam kajian pengembangan sistem administrasi kependudukan berbasis teknologi terdesentralisasi di Indonesia. | en_US |
| dc.identifier.uri | repository.uii.ac.id/handle/123456789/63025 | |
| dc.publisher | Universitas Islam Indonesia | en_US |
| dc.subject | Aplikasi Terdesentralisasi | en_US |
| dc.subject | Blockchain | en_US |
| dc.subject | Data Kependudukan | en_US |
| dc.subject | IPFS | en_US |
| dc.subject | Pencatatan Sipil | en_US |
| dc.subject | Smart Contract | en_US |
| dc.subject | Sistem Terdesentralisasi | en_US |
| dc.title | Eksplorasi Blockchain, Smart Contract, dan IPFS Untuk pengembangan Sistem Kependudukan Terdesentralisasi | en_US |
| dc.type | Thesis | en_US |