<link rel="stylesheet" href="styles.f3b1fba60ec7970c.css">

Pengalaman Perpajakan, Gangguan Lingkungan, Emosi dan Pengaruhnya Terdahap Keputusan Penghindaran Pajak

dc.Identifier.NIM21931003
dc.contributor.authorFaradisty, Astrid
dc.date.accessioned2025-12-23T08:39:24Z
dc.date.available2025-12-23T08:39:24Z
dc.date.issued2025
dc.description.abstractKepatuhan pajak merupakan isu penting yang telah menjadi masalah sejak lama, karena pajak berkaitan dengan dua keinginan yang berlawanan: pemerintah berharap masyarakat membayar pajak sebanyak-banyaknya, sementara masyarakat cenderung ingin membayar pajak sesedikit mungkin. Salah satu pembahasan mengenai kepatuhan pajak yang banyak dibahas adalah berkaitan dengan keputusan penghindaran pajak, hal ini karena penghindaran pajak dianggap praktik sah namun dapat mengurangi pendapatan negara. Penelitian ini ingin menyelidiki lebih dalam mengenai peran emosi integral dan emosi insidental terhadap keputusan penghindaran pajak. Emosi integral dihasilkan melalui pengalaman yang dirasakan oleh wajib pajak, dan emosi insidental dihasilkan dari adanya polusi udara. Penelitian ini juga menyelidiki peran pengalamn dan gangguan lingkungan sebagai faktor interl dan eksternal yang mempengaruhi keputusan penghindaran pajak. Tekumpul 410 responden terhadap wajib pajak dengan pengalaman perpajakan dan 10 kota terdampak poluis paling tinggi di Indonesia yaitu Jakarta, Bekasi, Tangerang Selatan, Surabaya, Bandung, Medan, Jambi, Pekanbaru, Pontianak, dan Palangkaraya, diuji dengan regresi lonear berganda menggunakan SPSS versi 26. Hasil penelitian menemukan bukti bahwa pengalaman perpajakan,gangguan lingkungan dan emosi interal dalam proses pemenuhan kewajiban perpajakan mampu mempengaruhi keputusan penghindaran pajak. Emosi insidental mampu memperkuat hubungan natara pengalaman peroajakan, gangguan lingkungan dan emsoi integral damalam proses pemunhan kewajibna perpajakan terhadap keputusan penghindaran pajak. Namun demikian pada penelitian ini menemukan bukti bahwa emosi integral saat berkomunikasi dengan fiskus tidak berpengaruh terhadap keputusan penghindaran pajak, selain itu emosi insidental memperlemah hubungan antara gangguan lingkungan dan keputusan penghindaran pajak, serta tidak mampu memoderasi emosi integral saat berkomunikasi dengan fiskus dan keputusan penghindaran pajak. Keterbatasan studi ini adalah berfokus pada pengalaman dan emosi negatif serta hanya dilakukan di kota dengan polusi tinggi. Penelitian selanjutnya dapat menambahkan pengalaman dan emosi positif untuk melihat perbedaan efek keduanya, serta mempertimbangan daerah dengan tingkat polusi rendah.en_US
dc.identifier.urirepository.uii.ac.id/handle/123456789/59283
dc.publisherUniversitas Islam Indonesiaen_US
dc.subjectPengalaman Perpajakanen_US
dc.subjectGangguan Ligkunganen_US
dc.subjectEmosi Integralen_US
dc.subjectEmosi Insidentalen_US
dc.subjectKeputussan Penghindaran Pajaken_US
dc.titlePengalaman Perpajakan, Gangguan Lingkungan, Emosi dan Pengaruhnya Terdahap Keputusan Penghindaran Pajaken_US
dc.typeThesisen_US

Files

Original bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
21931003.pdf
Size:
11.73 MB
Format:
Adobe Portable Document Format
Description:

License bundle

Now showing 1 - 1 of 1
Loading...
Thumbnail Image
Name:
license.txt
Size:
1.71 KB
Format:
Item-specific license agreed upon to submission
Description: